Cara Mudah Memotivasi Diri Sendiri

How to stay motivated? Sebuah pertanyaan yang seringkali "jawabannya" sangat kita inginkan. Karena setiap orang dalam titik tertentu di hidupnya, akan pernah mengalami yang namanya kehilangan motivasi atau semangat. Faktor penyebabnya sendiri, bisa bermacam-macam.

Cara Memotivasi Diri

Selama menjalani hidup, saya pribadi juga sering merasa kehilangan motivasi ketika melakukan sesuatu baik pekerjaan maupun melakukan sesuatu dalam mencoba berusaha meraih cita-cita.

Sebelum kita berbicara lebih jauh mengenai beberapa tips agar tetap termotivasi, mungkin ada baiknya kita membahas sedikit mengenai faktor apa saja yang bisa membunuh motivasi.


Penyebab seseorang kehilangan motivasi


  • Kurang pandai bersyukur dan sulit menerima kenyataan.
  • Kurang sabar.
  • Ingin sukses dan berhasil dengan cara instan dan mudah.
  • Kehilangan sumber motivasi, bisa berupa orang yang dicintai.
  • Merasa kurang dihargai.
  • Tidak ada perkembangan berarti.
  • Perjalanan yang tersendat-sendat.
  • Usaha yang berat.
  • Konflik terus-menerus.
  • Target yang tidak realistis.
Bagi saya, beberapa poin penyebab hilangnya motivasi di atas kadang-kadang saya rasakan. Tidak hanya satu atau dua poin saja, melainkan kadang-kadang saya juga merasakan beberapa poin di atas sekaligus.

Untuk mengembalikan motivasi, beberapa tips berikut ini sering saya coba


Cara mengembalikan motivasinya


1. Berusaha menemukan sebuah alasan yang tepat


Apapun yang kita lakukan, tidak peduli seberapapun sederhananya itu, menemukan sebuah alasan yang tepat bisa membuat kita termotivasi. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melakukan hal-hal sederhana yang kadang-kadang tidak membutuhkan alasan tertentu namun sudah bisa membuat kita termotivasi.

Lain halnya jika kita terjebak pada sesuatu yang benar-benar tidak kita sukai yang membuat kita kehilangan semangat. Maka, menemukan sebuah alasan yang tepat mengapa kita harus mengerjakan hal tersebut adalah cara untuk memotivasi diri.

Beberapa poin penting yang mungkin bisa menjadi alasan agar kita termotivasi adalah:
  • Keuntungan pribadi. Dengan memikirkan bahwa akan ada keuntungan yang kita dapatkan, terutama keuntungan pribadi. Misalnya, dengan melakukan sesuatu tersebut, kita bisa memperbaiki diri, kita bisa mendapatkan banyak relasi, kita bisa mendapatkan teman baru, atau yang lainnya.
  • Materi. Banyak orang yang bisa termotivasi ketika menyadari bahwa apa yang mereka lakukan ada imbalannya.
  • Prestasi. Kadang-kadang di tempat kerja kita dipaksa untuk melakukan tugas yang bukan termasuk bidang kita. Dengan terpaksa kadang-kadang kita hanya melakukannya sekedar saja. Sekedar selesai dan sekedar menyenangkan Bos.

    Namun jika dipikirkan lebih jauh lagi, apabila kita mampu menyelesaikan tugas tersebut tepat waktu dan memuaskan, maka hal tersebut akan dianggap sebagai sebuah prestasi yang mungkin suatu saat nanti digunakan oleh bos sebagai pertimbangan untuk mengangkat jabatan atau mempromosikan kita.
  • Sebagai pendukung untuk mencapai cita-cita. Kadang-kadang kita melakukan hal yang tidak berkaitan dengan apa yang menjadi pendukung visi atau misi kita selama ini. Akan tetapi, dengan memikirkan dan mempertimbangkan bahwa hal tersebut dapat membantu kita agar lebih dekat dengan pintu kesuksesan (cita-cita) maka hal tersebut seharusnya bisa membuat kita termotivasi.

    Mungkin saja dengan mengerjakan pekerjaan yang kita benci selama ini, bisa membuat kita menemukan pekerjaan baru yang kita inginkan atau bisa dijadikan sebagai batu loncatan.


2. Enjoy aja


Ketika saya kehilangan motivasi, saya merasa bahwa sikap saya adalah yang bisa memberikan pengaruh besar. Ketika saya menemukan tugas-tugas sulit, saya seringkali merasa down, malas, dan cenderung menghindari pekerjaan tersebut. Bahkan, tidak ragu-ragu saya akan menundanya.

Namun semakin saya menundanya, semakin saya menyadari bahwa pekerjaan tersebut tidak akan pernah selesai.

Sekali waktu, saya merasa begitu menikmati sebuah pekerjaan karena saya bawa enjoy. Misalnya, ketika menemukan cucian piring di dapur yang menumpuk, Saya memutuskan untuk mencucinya begitu saja sambil dinikmati tanpa beban.

Ketika melakukan pekerjaan yang selama ini kita benci dengan cara enjoy, ternyata tanpa sadar kita pun bisa menikmatinya. Bahkan kadang-kadang terasa jauh lebih menyenangkan karena mampu memberikan kepuasan tersendiri bagi perasaan kita.

Selain memikirkan kesenangan diri sendiri, kadang-kadang saya juga memotivasi diri dengan memikirkan orang lain. Jika orang lain senang, maka saya pun akan ikut senang. Jadi saya akan melakukan pekerjaan tersebut dengan senang hati.


3. Rehat sejenak


Kadang-kadang hal yang membuat kita merasa malas dan kehilangan motivasi adalah rasa lelah dan penat. Saya sering mendapatkan diri saya jauh lebih bersemangat ketika meluangkan waktu sebentar untuk beristirahat, entah itu untuk bercengkerama dengan keluarga, bersantai di taman, melakukan beberapa latihan ringan, atau tidur sebentar.


4. Membuat catatan-catatan


Otak yang dipaksakan untuk mengingat dan berfikir terus menerus akan mudah lelah. Ujung-ujungnya, akan menyebabkan kita menjadi kurang sabar, mudah emosi, merasa pekerjaan terlalu berat, dan lain-lain. Padahal, sebagai manusia kita sudah dibekali dengan akal yang seharusnya kita manfaatkan.

Saya merasa, sering membuat catatan-catatan sangat membantu dalam mengembalikan semangat dan motivasi. Karena catatan-catatan tersebut bisa membantu mengingat, bisa membantu menunjukkan arah, bisa membantu meringankan tugas atau pekerjaan, dan bahkan bisa membantu mengembalikan motivasi.

Komentar