Fakta Mengejutkan Tentang Bahaya Kelebihan Berat Badan

Di sekitar kita semakin mudah dan sering kita temukan anak-anak gemuk (kelebihan berat badan) yang dianggap “sehat” oleh banyak orang tua yang masih awam. Padahal jelas, berbagai penyakit akibat obesitas (kegemukan) tidak pernah memandang usia. Tidak heran apabila anak-anak muda saat ini banyak yang sudah terkena jantung koroner, diabetes, dan berbagai penyakit berbahaya lainnya akibat obesitas.

Fakta Mengejutkan Tentang Bahaya Kelebihan Berat Badan
Fakta Mengejutkan Tentang Bahaya Kelebihan Berat Badan


Sebagai orangtua, kita harus menyadari bahwa kesehatan anak-anak perlu dijaga bahkan sejak mereka berusia dini. Itulah sebabnya mengapa kita dianjurkan untuk membawa anak-anak ke Posyandu untuk ditimbang. Apabila mereka kelebihan berat badan, resiko penyakit yang akan dihadapi oleh anak pada saat dewasa kelak tidak hanya satu melainkan cukup banyak.

Sebuah film dokumenter berjudul The Weight of the Nation mengungkapkan bagaimana saat ini obesitas tidak hanya dialami oleh orang orang dewasa melainkan juga sudah banyak melibatkan anak-anak usia dini. Salah satu fakta menakutkan dari film dokumenter tersebut adalah, pada tahun 2010, lebih dari 64% orang kelebihan berat badan atau obesitas. Dan jumlah tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun.


Apa definisi kelebihan berat badan (obesitas)?


Obesitas atau kegemukan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bahwa seseorang mengalami kelebihan Indeks Massa Tubuh (BMI).

Berat tubuh dihitung berdasarkan tinggi badan. Jika hasil penghitungan berkisar antara 25-29,9, maka seseorang tersebut dianggap kelebihan berat badan. Namun jika nilainya di atas 30, maka hal tersebut disebut obesitas.

Jika anda sudah mencoba menghitung berat badan dengan menggunakan rumus BMI dan hasilnya, anda kelebihan berat badan, anda perlu waspada. Beberapa fakta mengejutkan tentang kelebihan berat badan berikut ini harusnya membuat anda jauh lebih peduli dengan kesehatan.


Obesitas pada orang dewasa


Diabetes akibat kelebihan berat badan
Diabetes akibat kelebihan berat badan

  • Dalam 25 tahun, yaitu dari tahun 1987-2010, jumlah orang di Amerika yang didiagnosa mengalami diabetes hampir 3 kali lipat menjadi 20,9 juta. Tahukah anda apa penyebabnya? Penyebabnya adalah: kelebihan berat badan (obesitas).
  • Orang-orang yang mengalami obesitas memiliki resiko 50% lebih cepat mati dibandingkan dengan orang yang merokok yang punya berat badan normal.
  • Menurut studi, orang-orang dengan obesitas jika dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki berat badan normal, mereka (yang mengalami obesitas) 83% lebih mungkin terkena penyakit ginjal.
  • Sebagian besar kasus obesitas disebabkan karena terlalu banyak makan gula dan terlalu banyak makan karbohidrat pada malam hari.
  • Kelebihan berat badan menyebabkan resiko terkena penyakit diabetes tipe 2 meningkat. Selain diabetes, kelebihan berat badan juga menyebabkan meningkatnya resiko terkena penyakit: darah tinggi, kolesterol tinggi, penyakit jantung koroner, penyakit kandung empedu, osteoarthritis, kanker, hingga stroke.


Kelebihan berat badan pada anak-anak


Berdasarkan riset kesehatan tahun 2007 dan 2010, Indonesia masuk 10 besar sebagai negara dengan orang gemuk terbanyak. Tidak sedikit diantaranya adalah anak-anak.
  • 90% dari orang tua yang memiliki anak-anak obesitas cenderung tidak peduli dan tidak mengetahui bahwa obesitas dapat menyebabkan anak-anak beresiko terkenal berbagai penyakit. Tentu saja kondisi ini sangat menghawatirkan.
  • Setengah dari perempuan remaja yang gemuk akan mengalami obesitas sebelum berusia 30 tahun.
  • Fakta mengejutkan lainnya adalah, obesitas menyebabkan anak-anak beresiko terkena asma.
  • Sistem imun tubuh mereka terganggu dan dapat mempengaruhi otak.
  • Anak-anak yang kegemukan akibat terlalu banyak memakan makanan berlemak, makanan yang banyak mengandung gula, serta makanan yang banyak mengandung kolesterol, dapat menyebabkan mereka mengalami arteri karotis, kolesterol, gangguan makan, gangguan hati, anoreksia, hingga infeksi kulit.
  • Kegemukan juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Salah satu efeknya adalah pubertas dini.

Komentar