Featured Post

Recommended

Distro Linux Terbaik Tahun 2020 untuk Pemula dan Advanced Users

Ketika pertama kali membangun web blog ini, saya berniat untuk berbagi beberapa pengalaman yang saya anggap cukup berharga dan sekiranya bi...

Sewa Mobil, Solusi Transportasi Indonesia untuk Traveling saat Pandemic

Sewa Mobil, Solusi Transportasi Indonesia untuk Traveling saat Pandemic

Sejak Coronavirus (Covid-19) menyebar ke seluruh dunia dan menjadi pandemi. Sejak saat itu, banyak kegiatan kita yang terganggu. Salah satunya, adalah kegiatan traveling atau berwisata. Padahal, piknik adalah salah satu kegiatan yang sangat kita butuhkan untuk mengurangi stres, menenangkan pikiran, merilekskan tubuh, atau untuk sekedar menambah pengalaman baru.

Untungnya, ada banyak cara yang bisa kita lakukan agar kegiatan jalan-jalan jadi lebih aman dan nyaman. Seperti sewa mobil misalnya. Rental mobil adalah solusi transportasi travelling saat pandemic.

Solusi Transportasi Indonesia
Jalan-jalan menggunakan mobil tidak hanya menawarkan kenyamanan yang lebih baik karena kita bisa terlindungi dari panas maupun hujan. Tapi juga, lebih aman karena bisa lebih mudah mengatur jarak (social distancing) serta meminimalisir kontak langsung dengan orang lain.
Cara Daftar Skill Academy untuk Meningkatkan Peluang Bisnis

Cara Daftar Skill Academy untuk Meningkatkan Peluang Bisnis

Era globalisasi berarti peluang bisnis dengan jangkauan dan bidang yang lebih luas. Tapi, bisa juga berarti tingkat persaingan yang lebih ketat. Agar bisa bersaing dan punya peluang. Maka, kita perlu meningkatkan skill (kemampuan).

Skill Academy by Ruangguru

Kemampuan yang dibutuhkan untuk meningkatkan peluang bisnis, salah satunya bisa diperoleh melalui kursus. Misalnya, di Skill Academy. Yaitu, penyedia pelatihan, kelas, atau kursus online yang bisa diikuti dari rumah atau dari mana saja dengan menggunakan smartphone atau laptop. Bagaimana cara daftar Skill Academy dan apa saja syarat yang dibutuhkan? Temukan jawabannya di bawah ini.

Mengenal Hiperhidrosis Primer Penyebab Keringat Berlebihan

Mengenal Hiperhidrosis Primer Penyebab Keringat Berlebihan

Saya merasa sangat mudah sekali berkeringat. Bahkan ketika cuaca tidak seberapa panas. Kalau dibandingkan dengan orang lain (di situasi yang sama), saya akan terlihat berkeringat jauh lebih banyak dari mereka. Hal ini membuat saya kerap bertanya-tanya, apa sih yang menyebabkan tubuh saya mengeluarkan keringat berlebihan?
Penyebab Keringat Berlebihan (Hiperhidrosis Primer)

Meskipun saya menganggap tubuh saya tidak normal seperti orang lain. Namun saya terlalu enggan untuk mencari tahu penyebab mengapa saya begitu mudah berkeringat? Tapi, baru-baru ini, saya menemukan sebuah artikel yang membahas tentang hiperhidrosis primer. Saya rasa, apa yang dibahas pada artikel tersebut sangat cocok dengan apa yang saya alami.
Review dan Cara Install Ubuntu Terbaru 2021

Review dan Cara Install Ubuntu Terbaru 2021

Di penghujung tahun 2020, alhamdulillah, saya mendapat rezeki yang tidak terduga. Sempat berencana menggunakannya untuk membeli laptop baru, namun saya urungkan. Mengingat, dengan budget yang sangat terbatas, sulit rasanya untuk memperoleh laptop dengan spesifikasi tinggi.

Saya menginginkan spek tinggi karena berencana untuk menggunakan Ubuntu 20.10 sebagai OS utama di perangkat baru tersebut--yang alhamdulillah sekarang sudah terwujud. Karena itulah saya sengaja meluangkan waktu untuk menulis review dan cara install Ubuntu 20.10 ini.


Berhubung saya sudah punya sebuah laptop dan sebuah Samsung Curve Monitor yang kerap saya jadikan sebagai extend monitor. Saya pun memutuskan untuk membeli mini PC Intel Nuc10i3FNH (barebone). Untuk storage dan memorinya, saya memilih menggunakan SSD WD Green 240GB dan sekeping RAM Kingston 8GB.


Mini PC Intel Nuc10i3FNH
Mini PC Intel Nuc10i3FNH


Meski tidak terlalu istimewa, namun spesifikasi mini PC merk Intel ini tentu saja jauh lebih baik dibandingkan dengan laptop lawas saya. Dan, yang paling penting, bisa menjalankan Ubuntu 20.10 dengan sangat lancar.
Cara Instal Windows 10 dengan Flashdisk

Cara Instal Windows 10 dengan Flashdisk

Cara instal Windows 10 dengan flashdisk di laptop atau komputer sebenarnya sangat mudah. Kamu yang punya laptop atau PC modern bahkan bisa melakukannya tanpa harus repot masuk ke Bios.


Cara Instal Windows 10 dengan Flashdisk

Install ulang Windows 10 juga bisa dilakukan tanpa menggunakan USB atau CD. Cara ini sering disebut restore Windows. Tujuannya adalah untuk menginstal ulang sistem operasi bawaan, atau apabila di laptop/komputer sudah terinstal Genuine Windows.

7 Hal Ini Sering Dilupakan saat Beli Komputer Baru

7 Hal Ini Sering Dilupakan saat Beli Komputer Baru

Ketika memutuskan untuk membeli atau merakit sebuah komputer, ada banyak hal yang kerap kita lupakan. Padahal, beberapa hal tersebut kadangkala cukup penting dan bisa membantu meningkatkan akselerasi kerja, produktivitas, atau kepuasan dalam menikmati hiburan dari PC. Nah, bagi kamu yang berencana untuk beli komputer baru, 7 hal berikut ini sebaiknya tidak kamu lupakan.

10 Contoh Kain Sintetis Paling Terkenal

10 Contoh Kain Sintetis Paling Terkenal

Beberapa waktu silam, saya sempat mencari-cari kain untuk digunakan sebagai latar belakang (background) pembuatan video animasi anak untuk diupload ke YouTube.


Contoh Kain Sintetis
Contoh Kain Sintetis

Selama asik memilih, saya menyadari ternyata ada banyak jenis kain yang saya jumpai. Beberapa diantaranya terdengar cukup familiar. Namun nama-nama kain lainnya masih terdengar asing di telinga saya. 


Berangkat dari pengalaman tersebut, saya tertarik untuk berbagi tentang nama-nama kain. Terutama kain sintetis yang saat ini semakin populer dan semakin mudah kita jumpai.


Saat membeli pakaian, kita sering menemukan nama-nama kain yang digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan pakaian tersebut. Tapi, jarang sekali kita mengetahui bahwa beberapa serat kain tersebut sebenarnya adalah serat sintetis atau buatan.

10 Alasan Saya Install Ubuntu Linux

10 Alasan Saya Install Ubuntu Linux

Install distro Ubuntu Linux di laptop selain mudah, juga saya anggap sebagai solusi terbaik bagi orang seperti saya yang belum mampu beli Windows original atau laptop sekelas Mac. 

Ubuntu adalah salah satu pilihan sistem operasi favorit saya selama bertahun-tahun. Setidaknya, ada 10 alasan mengapa saya memilih dan menggunakan distro Linux ini, yang akan saya bahas satu persatu di bagian bawah nanti.

Install Ubuntu Linux di Laptop

Tapi sebelum kita membahas alasan mengapa saya sangat menyukai distro ini, mari kita cari tau apa itu Ubuntu? Distro Ubuntu berasal dari sistem operasi apa? Dan siapa saja yang bisa menggunakannya?

Mengenal Distro Ubuntu Linux


Ubuntu adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Canonical LTD, yaitu sebuah perusahaan asal Afrika Selatan. Nama “Ubuntu” sendiri bermakna “tenggang rasa terhadap sesama manusia.”

Distro Ubuntu berasal dari sistem operasi Debian. Jadi bisa dibilang, Ubuntu adalah turunan Debian. Secara default, Ubuntu menjalankan GUI (graphical user interface) atau antarmuka (UI) GNOME sejak rilis versi 17.10. Sistem operasi Ubuntu dirilis untuk desktop, server, robot, dan juga mobile. Namun disini, kita hanya akan membahas versi desktop saja.

Sistem operasi ini dirilis dengan dukungan jangka panjang atau long term support (LTS) setiap 2 tahun. Ubuntu 20.04 (Focal Forsa) LTS adalah contohnya. Versi LTS 20.04 ini dirilis mulai tanggal 22 Oktober tahun 2020 dan akan didukung hingga tahun 2025 untuk publik, dan akan hadir dalam opsi dukungan berbayar hingga 2030.

Ubuntu adalah sistem operasi gratis dan bersifat open source. Begitu juga dengan sebagian besar software bawaan yang ada di dalamnya.

Sebagai sistem operasi gratis, kita tidak perlu membayar sepeserpun untuk menggunakannya. Dan, kita juga bebas untuk menyebarluaskan atau berbagi sistem operasi ini dengan siapapun. Serta, menginstalnya di semua perangkat yang kita miliki.

Tapi kalo kita punya uang lebih dan ingin berdonasi untuk Ubuntu sebagai ungkapan rasa terimakasih kepada pengembang (developer) Ubuntu, itu adalah tindakan yang mulia dan sangat diharapkan untuk mendukung pengembangan OS ini. 

Sedangkan open source artinya. Sistem operasi ini bersifat terbuka. Di mana, kode atau script yang menyusun sistem operasi tersebut dapat dilihat, dibuka, dan diedit oleh siapapun untuk kepentingan sendiri maupun umum.

10 Alasan Saya Install Linux Ubuntu di Laptop


1. Gratis


Download Ubuntu 20.04 Gratis

Download dan install distro Ubuntu sepenuhnya gratis. Tidak hanya di satu komputer, kita bahkan bisa menginstalnya di puluhan hingga ratusan komputer sekalipun. 

Hal ini berkebalikan dengan sistem operasi berbayar seperti Windows. Dimana, untuk menggunakan Windows kita harus membeli terlebih dahulu. 

FYI, Windows 10 Home asli harganya sekitar Rp 2,999 jutaan. Sedangkan Windows 10 Pro dijual dengan harga sekitar Rp 4,299 jutaan (ketika saya menulis artikel ini). 

Harga tersebut tentu saja hanya untuk diinstal di satu komputer. Jadi, kalau kita berniat untuk menginstal Windows di 2-3 komputer atau lebih, kita membutuhkan lisensi tambahan--yang berarti harus membayar lagi.

Membeli dan install Windows OEM (terpisah dari perangkat bawaan) yang banyak dijual di toko online, atau install Windows dengan lisensi palsu (bajakan) adalah tindakan ilegal atau tindakan pembajakan, yang sama artinya dengan mencuri. Dalam agama Islam, membajak/mencuri hukumnya haram atau berdosa apabila dilakukan.

2. Stabil


Saya merasa install Ubuntu Linux adalah langkah tepat karena, OS ini stabil untuk digunakan sebagai daily driver. Sistem operasi ini sangat minim masalah dan bisa langsung perform setelah diinstal.

Tingkat kestabilannya yang sangat baik membuat sistem operasi ini jarang crash, jarang error, tidak banyak bermasalah, dan ramah dengan berbagai jenis komputer maupun kombinasi perangkat keras (hardware).

3. Dukungan software yang banyak


Ubuntu Software Center Terbaru

Saya tidak mengatakan bahwa Ubuntu didukung software yang lengkap melainkan, dukungan software untuk sistem operasi ini tergolong sebagai salah satu yang terbanyak di antara Distro Linux yang ada.

Banyaknya dukungan software ini bisa terwujud karena ada benang merah antara Ubuntu dengan Debian serta semua turunannya. Itu artinya, semua software yang dikembangkan atau dibuat serta bisa diinstal di Debian dan turunannya atau turunan Ubuntu seperti Linux Mint, Pop!_OS, Elementary OS, Lubuntu, Kubuntu, Ubuntu Studio, hingga Deepin OS, bisa juga diinstal di Ubuntu atau sebaliknya.

4. Rilis Reguler dan Berkelanjutan


LTS Ubuntu Release

Seperti yang telah saya sampaikan di atas, Ubuntu memiliki siklus rilis yang pasti dan berkelanjutan. Rilis jangka panjang diterbitkan setiap 2 tahun sekali pada bulan April. Dan, di dipertengahan 2 tahun tersebut, Ubuntu akan merilis versi sementara yang disebut interim release. Biasanya ditandai dengan angka 10 di bagian belakang. Contoh terbaru adalah Ubuntu 20.10.

Sedangkan turunan Ubuntu seperti Elementary OS, Linux Mint, Pop!_OS, dan lain-lain. Tentu saja akan mendapatkan versi baru setelah Ubuntu. Contoh, Linuxmint 20 yang dirilis di akhir bulan Juni, atau 2 bulan setelah rilis Ubuntu.

Bagaimana dengan Elementary OS? Elementary OS 5.1.7 Hera yang kita jumpai di bulan Desember 2020 contohnya. Distro Linux turunan Ubuntu ini masih berbasis Ubuntu 18.04 LTS. Sangat jauh tertinggal jika dibandingkan dengan Ubuntu yang saat ini sudah merilis versi 20.10 ketika tulisan ini saya publish.

5. Mudah diinstal dan digunakan


Antarmuka (UI) Ubuntu 20.04 Terbaru 2020

Tidak ada yang lebih menyenangkan dibandingkan dengan sebuah sistem operasi yang mudah diinstall dan digunakan. Jika dulu Linux terkenal rumit dan hanya cocok untuk anak-anak komputer yang suka teknologi atau bisa coding, kini stigma tersebut sudah mulai terkikis.

Proses instalasi Ubuntu bisa dibilang lebih mudah dari install Windows. Kita hanya perlu mendownload file ISO atau master instalasi Ubuntu dan menyiapkan sebuah USB flash disk dengan kapasitas minimal 4 GB. Dengan bantuan software live Linux Installer seperti Lily atau Rufus, kita bisa membuat USB Installer untuk menginstal Ubuntu dengan cara yang sangat mudah.

Proses instalasinya pun sangat cepat. Setelah diinstal, ubuntu bisa langsung perform dan umumnya tidak perlu repot menginstal berbagai macam driver. Pasalanya, Ubuntu telah menyediakan driver universal yang bisa mengenali hampir semua jenis perangkat keras. Mulai dari processor, mainboard, RAM, VGA, scanner, printer, dan berbagai perangkat tambahan lainnya.

Ubuntu juga sudah jauh lebih mudah untuk digunakan oleh seorang pemula sekalipun. Begitu juga ketika kita akan menginstal software Ubuntu. Kini, kita tak perlu lagi memilih dependency atau mengaktifkan perintah di Terminal (command prompt) yang bikin sakit kepala. Karena kini, Ubuntu telah menyediakan Software Center yang cara kerjanya mirip Google Play Store di Android.

Begitu juga dengan antarmuka Ubuntu yang sangat mudah dipahami dan mudah digunakan. Kita, bahkan bisa lebih leluasa meng-custom theme agar sesuai dengan kebiasaan atau selera masing-masing. Kita bisa membuat Ubuntu terlihat layaknya seperti Mac OS X, bisa dibuat terlihat seperti Windows, atau yang lainnya.

6. Lebih aman dan tidak banyak virus


Virus adalah momok yang paling menyebalkan dan paling ditakuti oleh sebagian besar pengguna Windows. Virus bisa datang dari mana saja. Baik itu dari internet ketika mendownload software gratisan atau software bajakan, membuka email, browsing, atau bahkan ketika mencolokkan flash disk dari komputer teman yang kebetulan bervirus.

Apalagi, jika kita menggunakan Windows bajakan yang Windows-Defender-nya (pasti) dinonaktifkan untuk menghindari agar Microsoft tidak mendeteksi Windows bajakan yang kita gunakan.

Menginstal antivirus yang dibuat oleh pihak ketiga kadang-kadang bukanlah solusi terbaik meskipun sedikit banyak bisa membantu. Jika sudah kebobolan virus, jarang sekali ada antivirus yang bisa menanganinya. Dan sayangnya, antivirus terbaik dan yang datanya uptodate, rata-rata tersedia dalam versi berbayar (Pro).

Di Linux, khususnya distro Ubuntu. Tidak banyak virus komputer yang akan kita jumpai. Virus dari Windows bahkan tidak bisa berjalan di Ubuntu sekalipun kita klik. Karena itulah, bekerja dan data-data yang ada di Ubuntu cenderung lebih aman.

7. Ubuntu punya banyak varian dan turunan


Untuk merasakan pengalaman menggunakan Ubuntu tidak selalu mengharuskan saya untuk menginstal Ubuntu. Saya, bahkan bisa mencoba menggunakan berbagai varian Ubuntu atau turunannya.

Bagi yang tidak terlalu menyukai antarmuka yang ditawarkan oleh Ubuntu atau tidak terlalu menyukai file explorer yang mereka sediakan secara default, kita bisa mencoba distro lain yang berasal dari Ubuntu seperti:

  1. Ubuntu Studio. Ini adalah contoh varian Ubuntu yang secara default membawa berbagai macam software multimedia. Mulai dari pengolah audio/suara, software gambar, animasi, video editor, hingga photo editor.
  2. Linuxmint. Ini adalah salah satu turunan Ubuntu yang paling populer. Bahkan, bisa dibilang popularitasnya mendekati popularitas Ubuntu itu sendiri. Popularitas Linuxmint berasal dari antarmuka yang mereka tawarkan. UI Linux Mint dikenal sangat mirip sekali dengan Windows karena menyediakan start menu yang serupa. Distro Linux Ubuntu base ini juga menyediakan berbagai pilihan UI semisal, Cinnamon, XFce, dan KDE. Karena itulah, Mint kerap menjadi pilihan utama bagi pemula yang ingin bermigrasi dari Windows, karena lebih mudah beradaptasi.
  3. Elementary OS. Ini adalah salah satu distro favorit saya lainnya yang hingga saat ini masih setia saya gunakan di laptop. Jika tampilan Linux Mint sangat mirip dengan Windows, maka Elementary OS sangat mirip dengan Mac OS X. Tampilannya Distro Linux turunan Ubuntu ini sangat bersih, elegan, dan mudah dikustomisasi. Silahkan baca review Elementary OS saya jika kamu tertarik.
  4. Pop!_OS. Sebelumnya, saya pernah menggunakan dan review Pop OS. Jadi buat siapapun yang tertarik dengan distro yang satu ini, kamu bisa mengecek artikel saya sebelumnya. Untuk mengetahui sejauh mana impresi sistem operasi ini serta apa saja kelebihan dan kekurangannya.

8. Komunitas Ubuntu dan forum


Bisa dikatakan bahwa, komunitas Ubuntu adalah salah satu yang terbesar di dunia jika dibandingkan dengan distro lainnya. Tidak mengherankan, mengingat Ubuntu adalah salah satu Distro Linux yang paling banyak digunakan.

Forum Ubuntu memiliki kurang lebih 15 juta postingan dan threads. Jauh lebih banyak dibandingkan dengan forum dari distro lain rata-rata memiliki kurang dari 1, 2, 3 juta atau mungkin paling banyak 7 juta postingan.

Itu artinya, berbagai masalah yang kita temukan di Ubuntu akan lebih mudah dicari solusinya. Kekuatan forum Ubuntu juga didukung ada benang merah antara distro Ubuntu dengan distro lain seperti Fedora, OpenSuse, Debian, serta berbagai turunan dari Debian maupun Ubuntu.

Solusi yang ada di Debian atau Linux Mint serta Elementary OS, seringkali bisa juga diterapkan di Ubuntu. Tidak hanya forum international, forum Ubuntu Indonesia juga menyediakan banyak solusi dan referensi yang bisa dimanfaatkan untuk memudahkan penggunaan yang tidak terlalu paham bahasa Inggris dalam menangani berbagai masalah selama menggunakan Distro Linux ini.

9. OS Ubuntu Linux mudah di-custom


Ubuntu OSX Theme

Alasan memilih distro Ubuntu lainnya yang patut dipertimbangkan adalah kemudahan kustomisasi antarmukanya. Jika kita menggunakan Ubuntu, kita bisa dengan mudah menyulap antarmuka sistem operasi ini agar terlihat seperti Windows atau seperti Mac OS.

Kita bahkan bisa menggunakan antarmuka dari Linux Mint seperti cinnamon, atau antarmuka Elementary OS yang dikenal dengan nama Pantheon di Ubuntu. Kita juga bisa menginstal lebih dari satu antarmuka dan bisa beralih dari satu antarmuka ke antarmuka lainnya tanpa harus restart system.

Begitu juga dengan pilihan file explorer (manager) yang tersedia. Di Linux ada banyak pilihan file manager yang bisa kita gunakan. Kita bisa menggunakan Pantheon File Manager yang fiturnya sangat mirip dengan Mac OS X, atau kita juga bisa menginstal File Explorer bawaan Linux Mint, Manjaro, Pop OS, Zorin OS, dll.

10. Persyaratan sistem yang rendah


Memang benar, system requirements untuk Ubuntu terbaru, yaitu Ubuntu 20.04 dan Ubuntu 20.10 mensyaratkan RAM minimal 2 GB (atau 4 GB agar bisa berjalan dengan baik) dan CPU 1GHz. 

Tapi bagi kamu yang kebetulan punya laptop lawas dengan sistem 32bit dan RAM (mungkin) hanya 1GB, kamu tetap bisa menikmati OS gratis ini dengan cara mendownload Ubuntu 32 bit versi lawas, seperti: Ubuntu 14.04, 16.04, atau bisa juga menggunakan varian Ubuntu yang memang diciptakan untuk komputer-komputer jadul seperti Lubuntu.

11. Bonus (kamu bisa install software dan game Windows serta Android di Ubuntu)


Install Aplikasi Android di Ubuntu

Ada banyak software dan game Windows dan Android yang bisa berjalan dengan sangat lancar, layaknya berjalan di atas sistem Windows maupun Android di Ubuntu.

Steam, Wine-Linux dan PlayOnLinux bukan emulator. Ini adalah contoh software yang bisa digunakan untuk menginstal berbagai game dan software atau aplikasi Windows agar bisa berjalan di Linux layaknya berjalan secara native di OS asalnya.

Sedangkan untuk aplikasi Android, Anbox adalah salah satu software yang hingga saat ini menjadi pilihan terbaik untuk instal aplikasi maupun game Android di ubuntu Linux.

Kesimpulan Install Ubuntu Linux di Pc atau Laptop


Itulah 10 alasan mengapa saya suka install Ubuntu Linux dan menjadikannya sebagai pilihan utama untuk OS di laptop yang saya gunakan. Menurut saya. Ubuntu, bahkan bisa cocok digunakan oleh berbagai macam profesi. Mulai dari desainer, animator, programmer, web/apps developer, content creator, dan music maker. Ubuntu, juga cocok diinstal untuk office desktop atau komputer kantoran serta untuk penggunaan sehari-hari. Saya harap, tulisan ini bisa membantu menjawab berbagai pertanyaan seputar Distro Ubuntu Linux bagi teman-teman yang ingin migrasi dari Windows ke Linux atau jika kalian sedang mempertimbangkan OS terbaik apa yang cocok untuk diinstal dan digunakan di komputer baru.

20 Contoh Command Line Terminal Linux Terpopuler

20 Contoh Command Line Terminal Linux Terpopuler

Pada artikel sebelumnya, saya sudah membahas cara instal software Linux via Terminal untuk distro Debian dan Ubuntu serta turunannya. Melengkapi artikel tersebut, saya tertarik untuk membahas seputar Terminal dan contoh command line (baris perintah) dasar yang paling sering atau paling umum digunakan.

Apa Itu Terminal Linux?


Saat menggunakan sistem operasi Linux, Terminal adalah salah satu aplikasi yang paling sering digunakan untuk update dan upgrade sistem atau software, install aplikasi, update Kernel, sering juga digunakan untuk menjalankan aplikasi, membuat folder baru atau menghapusnya, dan masih banyak hal-hal lainnya yang bisa dilakukan menggunakan Terminal.

Contoh Command Line di terminal Ubuntu Linux
Contoh Command Line di Terminal Ubuntu Linux

Sedemikian penting fungsi Terminal membuat sebagian user pasti bertanya-tanya, sebenarnya apa sih Terminal itu dan apa fungsinya? Bagi kamu yang penasaran, saya akan mencoba mengulas sedikit mengenai Terminal Linux beserta apa saja command atau perintah yang biasa digunakan untuk menginstal software, membuat direktori, memindahkan/hapus file, hingga mengecek status memory via Terminal.
60 Software Ubuntu Paling Dibutuhkan dan Cara Install Via Terminal

60 Software Ubuntu Paling Dibutuhkan dan Cara Install Via Terminal

Install software lewat Terminal di Linux terdengar sedikit menakutkan dan membingungkan bagi pengguna-Linux baru. Meski ada juga yang merasa exited karena cara ini terlihat lebih keren. Pasalnya, mengetik perintah atau command-line di Terminal Ubuntu atau Distro Linux lainnya akan membuat kita terlihat lebih keren--layaknya seorang programmer komputer yang hebat di depan orang awam.

Pada kenyataanya, install aplikasi via Terminal sebenarnya sangat mudah. Bahkan kita tidak perlu repot-repot menghafalnya karena bisa langsung copy-paste. Berbagai perintah untuk install software Ubuntu, Debian, Linux Mint, ElementaryOS, Pop!_OS, hingga Lubuntu dan Xubuntu, kini bisa dengan mudah kita temukan di internet. Seperti yang akan kamu jumpai di bawah ini. Dimana saya telah mengumpulkan lebih dari 60 software Linux berbasis Debian yang bisa diinstall pakai Terminal Linux (langsung maupun tidak langsung).

Pertama Kali Saya Mengenal Terminal Linux

Saya masih ingat dengan jelas ketika pertama kali saya mengenal Linux, sekitar tahun 2007/2008. saat itu, cara instal software di Linux yang paling populer adalah menggunakan repository. Bagi saya yang awam, mencari dan menghafal satu persatu hal-hal penting yang harus diinstall pada repository bukan perkara mudah. Apalagi, ingatkan saya tidak sebaik yang saya harapkan. Karena agak kesulitan, saya sempat menyerah menggunakan Linux dan kembali ke Windows.

Cara Install Software di Linux Via Terminal Ubuntu

Namun, sejak memutuskan kembali menggunakan Linux berbasis Debian dan Ubuntu serta turunannya seperti ElementaryOS atau LinuxMint sekitar tahun 2013 lalu, saya lebih sering install software di Linux via Terminal. Karena menurut saya, install aplikasi di Terminal terasa lebih mudah, cepat, dan menyenangkan. 

Saya merasa sangat terbantu oleh sintaks atau command line yang sederhana serta mudah dihafalkan. saya juga dimudahkan karena, semasa kuliah dulu, saya sudah mengenal dasar-dasar command line saat menggunakan command prompt Windows.

Cara Mengetik Angka Arab dan Huruf Arab di WPS atau Microsoft Word

Cara Mengetik Angka Arab dan Huruf Arab di WPS atau Microsoft Word

Mengetik huruf Arab untuk membuat dokumen, artikel, makalah, skripsi, hingga buku, kerap kita lakukan menggunakan word processor atau office software seperti Microsoft Word, Libre Office, ataupun WPS Office. Libre, WPS, dan Ms Word adalah tiga aplikasi paling populer diantara pengguna sistem operasi Windows, Android, Mac, iOS, dan juga Linux.

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman bertanya kepada saya "bagaimana cara menulis angka Arab di WPS?” Pada Awalnya, saya menganggap cara setting Windows/Linux agar bisa digunakan untuk menulis huruf Arab sudah cukup. Sayangnya, tutorial yang saya berikan justru tidak menyelesaikan masalah. Karena yang diminta adalah cara mengetik ‘angka Arab,’ bukan ‘huruf Arab.’
Tips Beli Kasur Online agar Dapat yang Terbaik

Tips Beli Kasur Online agar Dapat yang Terbaik

Update kali ini agak sedikit melenceng dari tema yang biasa saya bahas. Kalau sebelum-sebelumnya, saya sering membahas tentang Distro Linux atau software alternatif, kali ini saya akan mencoba membahas tips beli kasur online.

Kasur Latex Terbaik Merk Mimpi

Saya sengaja membahas tentang kasur karena, tempat tidur memiliki peranan yang sangat penting dalam menunjang kesehatan kita. Tak hanya itu, memilih kasur yang tepat juga akan membuat kita lebih nyaman saat tidur dan bisa tidur lebih nyenyak.