Yuk Dukung Program Germas Seperti yang Dilakukan Mayora

Pernahkah kamu mendengar istilah GERMAS?

Ini adalah singkatan dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat yang tujuannya adalah, mengajak masyarakat Indonesia agar mau menjalani pola hidup sehat sehingga kualitas hidupnya dapat meningkat begitu juga dengan produktivitas kerjanya. Pasalnya, kesehatan memiliki peranan yang sangat penting dalam menjaga dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia.



CEO Mayora, Andre Atmadja adalah salah seorang figur yang cukup aktif mengkampanyekan GERMAS. Menurutnya, masyarakat Indonesia harus menyadari pentingnya mengkonsumsi makanan sehat dan menjalani gaya hidup sehat.

Mulai dari mengkonsumsi sarapan bergizi sebelum memulai aktivitas harian, rutin minum air putih yang kaya mineral, menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat, serta rutin memeriksakan kesehatan untuk mengantisipasi berbagai penyakit yang dapat mengancam setiap saat.

Mengkonsumsi air putih minimal 2 liter atau setara dengan 8 gelas per hari misalnya, dapat memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap kesehatan kita. Sayangnya, kualitas air minum yang kita konsumsi sehari-hari tidak selalu sesuai dengan harapan. Apalagi jika kita tinggal di kota-kota besar yang bergantung pada pasokan air dari perusahaan-perusahaan air, yang kadang-kadang kandungan kaporitnya sangat tinggi.

Hingga. Mau tak mau. Kita terpaksa harus membeli air minum kemasan. Tidak hanya terjamin kesehatan dan kandungan mineralnya yang tinggi. Air minum kemasan juga dianggap bisa membantu menghemat waktu serta biaya atau pengeluaran rumah tangga.

Le Minerale Mayora, merupakan salah satu contoh air minum kemasan yang kaya mineral, terjamin kesehatannya, harganya relatif terjangkau, serta mudah didapat di warung-warung terdekat.
Gerakan Hidup Sehat Masyarakat (GERMAS)

Untuk mendukung gaya hidup sehat masyarakat, kita bisa melakukan banyak hal. Selain mengedukasi atau mengajak masyarakat di sekitar kita untuk rutin bergerak atau beraktivitas (olahraga), kita juga bisa mendukung gerakan hidup sehat ini dengan:
Mendorong ibu dan anak agar rutin pergi ke posyandu

Posyandu merupakan salah satu tempat yang cocok untuk memulai mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya arti menjaga dan memeriksa kesehatan.  Karena, menimbang berat badan secara rutin setiap bulan, mengkonsumsi makanan sehat, serta memenuhi kebutuhan vitamin yang kerap dilakukan di posyandu merupakan dasar menjaga kesehatan itu sendiri.

Apabila sejak dini kita telah membiasakan diri menjaga kesehatan. Maka tidak sulit untuk menjaga kesehatan hingga usia lanjut.

Menjaga kebersihan lingkungan


Lingkungan juga memiliki peranan yang sangat penting dalam membantu menjaga kesehatan kita sebagai masyarakat. Lingkungan yang kotor tentu akan menjadi sarang penyakit. Hingga masyarakat yang tinggal di lingkungan tersebut akan mudah terserang penyakit.

Di antara cara yang paling mudah untuk menjaga kebersihan lingkungan adalah:

  • Dengan rutin membersihkan rumah sendiri 
  • Bergotong-royong membersihkan selokan agar tidak mampet di musim hujan 
  • Menyediakan tong sampah di setiap rumah agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan 
  • Hingga membasmi semak belukar dan tempat yang dapat menampung air yang berpotensi jadi sarang serangga berbahaya seperti nyamuk demam berdarah, dan lain-lain 

Buang sampah pada tempatnya


Kesadaran masyarakat akan kebersihan dan kesehatan lingkungan, terutama di pedesaan masih sangat rendah. Pasalnya, dampak buang sampah sembarangan tidak begitu mereka rasakan. Sebaliknya, masyarakat perkotaan pasti sudah sangat menyadari betapa buang sampah sembarangan pasti merugikan mereka.

Akan tetapi, walaupun dampaknya tidak terlalu dirasakan, masyarakat di pedesaan juga perlu mulai menyadari bahwa, buang sampah sembarangan tidak hanya akan membuat lingkungan mereka jadi kotor dan terlihat jorok, tapi juga akan merugikan kesehatan. Pasalnya, sampah bisa menjadi sumber penyakit. Beberapa jenis sampah, terutama sampah plastik bisa merusak lingkungan dalam jangka panjang.

Bahkan, sampah plastik yang dibuang di selokan atau di sungai-sungai di kampung, berpotensi hanyut hingga ke laut dan mencemari laut serta membuat biota laut mati karena memakan plastik tersebut.

Komentar