Cara Membasmi Ulat Bulu dengan Pestisida Alami

Beberapa minggu belakangan ini, saya menemukan ulat di halaman depan rumah. bahkan, Beberapa diantaranya ada yang sempat masuk ke dalam rumah.

Ulat adalah binatang yang yang sering membuat kita merasa jijik. Bahkan beberapa orang pasti ada yang fobia dengan ulat. Meskipun saya juga merasa jijik, namun tidak sampai merasakan fobia.

Karena sudah sangat mengganggu, kehadiran ulat bulu di halaman rumah dan bahkan beberapa di antaranya sudah sempat masuk ke dalam rumah. Membuat saya mencoba untuk mencari beberapa cara membasmi ulat bulu melalui internet.


A. Penyebab munculnya ulat bulu


Menurut beberapa sumber, penyebab munculnya ulat bulu rata-rata dikarenakan oleh perubahan ekosistem baik hayati maupun non hayati.

Menurut Haryono,Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian Kementerian Pertanian, fenomena meningkatnya populasi ulat bulu disebabkan karena berkurangnya pemangsa alami seperti semut rangrang, kelelawar, hingga burung. Atau musuh-musuh alami ulat bulu seperti parasitoid.

Untuk bisa membasmi ulat bulu, tentu kita juga harus tahu dari mana asalnya, bukan? Dari beberapa artikel yang saya baca, dikatakan bahwa ulat bulu tersebut banyak yang berasal dari pohon akasia, cemara, mahoni, pohon angsana, dan ulat bulu juga suka dengan pohon mangga. Jadi, apabila di sekitar rumah terdapat beberapa pohon yang saya sebutkan di atas, potensi ulat bulu berkembang biak di sana tentu sangat besar.


B. Bagaimana cara membasmi ulat bulu?

Cara Membasmi Ulat Bulu
Ulat Bulu

Membasmi ulat bulu bisa dilakukan dengan cara-cara yang alami. Menggunakan pestisida atau bahan beracun lainnya tidak begitu disarankan. Sebaiknya kemana pestisida digunakan sebagai opsi terakhir apabila beberapa cara alami tidak dapat membasmi ulat bulu.



1. Menggunakan bubuk bacillus thuringiensis


Cara pertama yang bisa dicoba adalah dengan menaburkan bubuk bacillus thuringiensis. Dimana kita bisa mendapatkan bubuk ini?

Bobok ini biasanya dijual di toko tanaman dengan harga yang cukup terjangkau. Menggunakan bubuk ini, kamu bisa mengusir atau membasmi serangga serta ulat, termasuk ulat bulu.


2. Pelihara pemangsa ulat bulu


Bagi yang tinggal di kampung-kampung, memelihara ayam, bebek, atau jenis unggas lainnya merupakan cara alami yang sangat efektif untuk mencegah pertumbuhan ulat bulu ataupun berbagai jenis serangga lainnya.

Tapi yang tinggal di kota-kota, tentu cara ini bukanlah cara yang efektif. Pasalnya, jarang sekali ada orang yang mau memelihara ayam karena dirasa sangat mengganggu di samping bau dari kandang yang dapat menyebabkan tetangga terganggu.


3. Cari sumber ulat bulu dan basmi secara manual


Jika pohon yang menjadi sumber ulat bulu tidak terlalu besar tentu akan mudah bagi kita untuk membasmi ulat tersebut dengan langsung mengambilnya satu persatu menggunakan Sumpit atau alat yang lain.

Akan tetapi, jika pohon yang menjadi sumber ulat bulu yang terlalu besar dan tinggi, tentu akan sulit buat kita untuk membasminya.

Menebang pohon yang menjadi di sarang ulat bulu kadang-kadang bukanlah pilihan bijak, mengingat beberapa pohon tersebut mungkin saja ada yang sangat produktif dan bermanfaat.

Jika demikian, menggunakan pestisida untuk membasmi ulat bulu dengan cara disemprotkan adalah alternatif yang tampaknya sulit untuk ditolak.


4. Tambahkan semut rangrang

Semut Rangrang

Tapi sebelum kita mencoba menggunakan semprotan anti serangga, akan lebih bijak jika kita mau mencoba menggunakan cara-cara alami lainnya. Meskipun cara ini mungkin tidak akan memberikan dampak instan, tapi setidaknya cara ini bisa membantu membasmi ulat. Salah satu cara tersebut adalah dengan mengambil sarang semut rangrang kemudian dipindahkan ke pohon yang menjadi sumber ulat.


5. Sebelum musim hujan tiba, cobalah menanam tanaman pengusir ulat


Ulat bulu biasanya muncul ketika musim hujan tiba. Agar ulat bulu tidak berkembang biak dan berkeliaran di sekitar rumah, ada baiknya kamu menanam tanaman yang tidak disukai oleh serangga.

Umumnya, jenis tanaman yang tidak disukai oleh serangga termasuk ulat adalah tanaman-tanaman yang berbau tajam atau menyengat seperti lavender, Daun mint, hingga, serai. Selain itu, Pohon sereh juga bisa dimanfaatkan untuk mencegah serangga, termasuk nyamuk yang juga biasanya berkembang biak dengan sangat pesat di musim hujan.


6. Oli bekas bisa digunakan untuk mencegah ular masuk ke dalam rumah


Penggunaan oli bekas untuk membasmi ulat bulu sama dengan penggunaan pestisida. Kedua bahan ini sebenarnya sangat tidak dianjurkan mengingat oli bekas mengandung logam berat yang berbahaya untuk kesehatan.

Oli bekas apabila masuk ke dalam tubuh dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Mulai dari kanker, gangguan saraf, hingga penyakit ginjal. Oleh sebab itu, sebaiknya gunakanlah oli bekas sebijak mungkin dan seminim mungkin.

Jika memang terpaksa, menggunakan oli bekas untuk melindungi rumah dari serangan ulat bulu bisa dicoba.

Caranya adalah dengan mengolesi tempat-tempat yang berpotensi menjadi jalan ulat bulu menuju ke rumah. Misal, kita bisa mengolesi batang pohon yang menjadi sarang ulat bulu dengan menggunakan oli agar mereka tidak turun.


7. Menggunakan pestisida organik


Pestisida organik yang dibuat dari bahan-bahan alami terutama bahan-bahan yang tidak disukai oleh serangga dan ulat bulu merupakan salah satu cara terbaik membasmi ulat bulu.

Pestisida alami bisa dibuat dengan menggunakan sayuran atau buah-buahan dan dicampur kan dengan beberapa bahan lain seperti sabun atau garam.

Jika kamu, tertarik untuk membuat pestisida alami kamu bisa melihat caranya di bawah ini.


Cara membuat pestisida alami


8. Pestisida organik dari bawang


Pestisida organik untuk membasmi ulat bulu bisa dibuat dengan mudah menggunakan beberapa bahan yang dapat dijumpai dengan mudah di sekitar rumah atau dapur. Mari kita mencoba membuatnya.

Pertama, siapkan terlebih dahulu bahan-bahannya yaitu:

  1. Bawang putih
  2. Cabe merah
  3. Sabun batangan atau detergen
  4. Kain halus sebagai saringan
  5. Semprotan
Setelah semua bahan-bahan terkumpul, kini saatnya kita membuat atau mengolah bahan bahan tersebut untuk dijadikan sebagai pestisida organik.

  1. Rebus Segenggam cabe merah dan 3 siung bawang putih
  2. Tambahkan seperempat batang sabun atau detergen
  3. Diamkan seharian agar sabun larut dan lebih mudah menempel di tanaman atau serangga
  4. Sharing bahan tersebut sebelum dituangkan ke dalam semprotan


9. Pestisida daun pepaya untuk membasmi ulat bulu


Bahan lain yang efektif untuk membasmi ulat bulu adalah pestisida alami yang terbuat dari daun pepaya. Daun pepaya dapat dimanfaatkan sebagai pestisida alami karena mengandung zat papain yang sangat dibenci oleh ulat bulu atau serangga lainnya termasuk rayap serta hama penghisap seperti tungau.

  • Adapun cara membuatnya, terlebih dahulu kita harus menyiapkan daun pepaya segar yang kemudian dipotong halus atau dicincang an2 setelah dicincang, rendam daun pepaya tersebut ke dalam 1 liter air dan tambahkan 2 sendok makan minyak tanah serta 30 gram detergen
  • Aduk hingga rata dan diamkan semalaman
  • Dikeesokan harinya, saring dengan kain yang halus lalu masukkan ke dalam semprotan sebelum kemudian digunakan untuk membasmi serangga hingga ulat bulu.
Itulah beberapa tips atau cara yang bisa dicoba untuk membasmi ulat bulu dengan cara alami yang tidak kalah efektif dibandingkan dengan pestisida atau bahan beracun lainnya seperti obat nyamuk semprot. Seperti yang telah saya katakan di atas, Jika masih bisa menghindari penggunaan pestisida atau bahan beracun lainnya, cobalah untuk menghindarinya dan pilihlah bahan-bahan alami yang tidak membahayakan Kesehatan dan menyebabkan kerusakan lingkungan.

Komentar