Ulasan Distro Linux Elementary OS 5.1 Hera Terbaru 2020

Linux tetap menjadi sistem operasi andalan saya hingga saat ini sejak memutuskan meninggalkan OS Windows beberapa tahun silam. Adapun Distro Linux yang saya pilih adalah Elementary OS yang saat ini sudah mencapai versi 5.1 bernama Hera. Saya masih setia menggunakan Elementary hingga tahun 2020 ini dengan alasan yang sama sejak pertama kali saya menggunakannya.

Tampilannya yang sederhana dan bersih membuatnya terlihat sangat menarik dan mudah digunakan. Selain tampilan, saya juga menyukai Elementary OS karena sistem operasi turunan dari Ubuntu ini menyediakan relatif ringan, hemat baterai, dan repository atau aplikasi-nya serupa dengan apa yang ada di Ubuntu.

Seperti yang kita tahu, Ubuntu merupakan salah satu sistem operasi berbasis Linux terpopuler yang penggunanya sangat banyak, sekaligus terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun.
Konsistensi itulah yang membuat Ubuntu menjadi salah satu Distro Linux terbaik dan yang paling banyak dukungannya. Maka tidak mengherankan apabila distro turunan Ubuntu seperti Linux Mint hingga Elementary OS juga kebagian dan dapat menggunakan semua aplikasi yang ada pada Ubuntu. Hal inilah yang membuat setiap distro turunan Ubuntu cukup menarik bagi para pencipta Linux.

1. Elementary OS 5.1 Hera 2020

Elementary OS 5.1 Hera
Interface Elementary OS 5.1 Hera

Berhubung di rumah saya memasang Wi-Fi, jadi setiap hari saya bisa mengecek update terbaru. Baik itu update OS ataupun pembaharuan-pembaharuan sistem dan aplikasi.


Mengawali tahun 2020, Elementary menawarkan versi baru yaitu 5.1 (Hera). Sepintas, versi baru ini tidak menawarkan perubahan apapun pada user interface-nya. Akan tetapi, tentu saja ada banyak perubahan di bagian sistem dan pengaturan. Yang kesemuanya ditujukan untuk memudahkan kita dalam menggunakan OS ini.

Walaupun sudah menghadirkan versi baru, akan tetapi masalah yang selama ini saya keluhkan ternyata belum juga teratasi. Adapun masalah yang saya maksud tersebut akan saya uraikan di bagian akhir artikel.

2. Apa yang baru di Elementary OS 5.1 hera?


Sistem operasi yang menggunakan Kernel Linux 5.3.0-28-Generik ini merupakan turunan dari Ubuntu 18.04. 3 LTS yang membawa Theme GTK 3.22.30. Diantara sejumlah pembaharuan yang dihadirkan, yakni:


1) Fitur Greeter dan Onboarding


Kedua fitur tersebut merupakan fitur baru yang berfungsi untuk meningkatkan pengalaman Bagi siapapun yang pertama kali menggunakan Elementary OS.

Greeter


Pembaharuan pada Greeter meliputi antarmuka Login yang baru, yang terlihat sangat simple dan modern sehingga mempermudah para pemula.
Selain Login UI yang baru, pengembang juga memperbaiki sejumlah masalah seperti, masalah fokus, masalah HiDPI, hingga pengenalan lokasi yang lebih baik.

Onboarding


Sedangkan aplikasi Onboarding yang baru berfungsi untuk memperkenalkan fitur-fitur utama kepada pengguna dan mengenalkan cara-cara mengatur atau mengelola privasi dan berbagai macam setingan lainnya, termasuk Location Service.

2) Flatpak


Flatpak adalah teknologi open source yang memungkinkan pengembang untuk mengirim aplikasi yang mereka buat ke berbagai macam desktop dengan cara yang lebih aman dan lebih menghargai privasi pengguna.

Kehadiran Flatpak membuat ekosistem AppCenter (sebutan untuk App Store-nya ElementaryOS) jadi lebih baik serta lebih aman untuk digunakan. Selain meningkatkan keamanan di bagian dalam App Center, Flatpak juga dimaksudkan untuk memberikan keamanan yang lebih baik apabila user tertarik untuk menginstal aplikasi dari luar App Center.

3) Fitur Sideload


Sideload adalah utilitas pada sistem Elementary terbaru (2020) yang memudahkan dan memberikan keamanan lebih bagi kita untuk menginstal paket aplikasi dari luar. Sekaligus, meminimalkan instalasi dari terminal atau meminimalisir penggunaan dan penambahan PPA yang pada dasarnya memang kurang aman.

4) Hal-hal baru lainnya pada sistem operasi Elementary OS terbaru


Disamping beberapa apa pembaruan yang telah saya sebutkan di atas, sebenarnya masih ada beberapa pembaruan lain yang meskipun tidak terlalu signifikan, akan tetapi cukup membantu dalam memberikan pengalaman menggunakan komputer yang lebih baik. Seperti,
  • Peningkatan performa AppCenter sehingga bisa lebih cepatsaat load ataupun meng-install aplikasi
  • Penggunaan memori yang lebih rendah
  • Pengaturan sistem yang lebih lengkap dan lebih mudah diakses
  • Pengaturan mouse dan touchpad juga mengalami perubahan


3. Keluhan saya pada sistem operasi Elementary 5.1 Hera


1) Fitur side by side pada 2nd monitor

Side by Side Elementary OS Feature
Contoh Aplikasi Sebelah-menyebelah di Elementary OS

Masalah utama yang belum terselesaikan sejak versi pertama hingga saat ini adalah masalah display saat kita menggunakan 2 monitor yang berbeda resolusi.

Saya menggunakan sebuah laptop dengan layar berukuran 14 inci (1336 X 768) yang saya kombinasikan dengan montiro Samsung berukuran 24 inci (1920 X 1080 pixels).

Masalahnya, di monitor kedua, hingga saat ini saya tidak pernah bisa memanfaatkan kan fitur side by side. Fitur ini akan otomatis membentuk jendela berukuran setengah layar apabila kita men-drag jendela ke bagian sisi kiri atau kanan. Fitur ini berfungsi dengan baik di monitor utama atau monitor laptop, tapi tidak berfungsi di monitor kedua (Samsung).

Walaupun masalah ini tidak dihadapi oleh banyak orang, tapi buat saya ini sangat penting. Mengingat, setiap hari saya bekerja menggunakan monitor kedua untuk menempatkan aplikasi side by side.

2) Kinerja yang kurang mulus


Ketika pertama kali mencoba versi terbaru Elementary OS 5.1, saya langsung merasakan kinerja yang kurang smooth. Terutama apabila saya membuka beberapa aplikasi sekaligus (multitasking) atau membuka beberapa tab pada web browser.

Performa yang yang kurang mulus tersebut membuat kita sebagai pengguna kerap merasakan lag atau freeze yang kerap muncul sepersekian detik hingga beberapa detik.

Performa yang tidak mulus ini tentu saja sangat mengganggu dan membuat pengalaman menggunakan Elementary OS terbaru jadi kurang memuaskan. Tidak hanya terjadi ketika saya membuka beberapa aplikasi, fenomena freeze ini juga kerap saya temukan ketika menjalankan video. Seperti misalnya, saat streaming di YouTube.

Masalah video yang freeze (tapi audionya tetap jalan) sebenarnya sudah ada sejak Elementary OS Juno. Akan tetapi, waktu itu dengan menurunkan kernel ke versi 4.x, kita bisa mengatasi masalah ini.
Dugaan saya, masalah ini kemungkinan besar diakibatkan karena penggunaan kernel yang baru. Padahal, Elementary OS masih menggunakan kernel versi 5.3.0-28-generic. Sedangkan saat tulisan ini saya buat, Ubuntu Kernel sudah mencapai versi 5.5.2.

3) GConf Editor tidak menampilkan seluruh menu


Di lain waktu, ketika mencoba-coba bekerja menggunakan sistem operasi baru ini, ada beberapa hal yang ingin saya ubah untuk meringankan kinerja processor maupun RAM agar laptop dapat berjalan lebih mulus. Namun sayang, setelah menginstal aplikasi Configuration Editor, saya menjumpai aplikasi ini tidak mengakses semua direktori yang dibutuhkan untuk men-setting sistem.

Buat temen-temen yang kebetulan pakai Elementary OS terbaru (Hera) dan pernah mengalami masalah yang sama serta sudah menemukan solusinya, saya harap kamu mau berbagi dengan meninggalkan komentar di bawah. Terimakasih.

Komentar

  1. min kok di EOS saya gk ad wifi ny min , cuman ad wired (kabel) , mohon pencerahan ny minn

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba cara ini gan sapa tau bisa. https://elementary-os-solutions.blogspot.com/2019/01/wifi-not-working-in-elementary-os-juno.html

      Hapus

Posting Komentar