Lifestyle & Tech

Kamis, 21 Februari 2019

Tagihan Listrik Anda Membengkak? Atasi dengan Cara Cerdas Ini!

Sekarang ini listrik telah menjadi suatu hal yang sangat penting, dimana kemana pun kita pergi, tempat tersebut haruslah memiliki aliran listrik. Memang energy tersebut sangat dibutuhkan di zaman yang serba modern ini karena segala sesuatunya sudah dalam berbentuk teknologi atau pun elektronik, dimana akan dapat bekerja secara optimal dengan adanya aliran listrik. Karena sering digunakan, baik di rumah mau pun tempat kerja, maka hal ini membuat tagihan listrik menjadi membengkak. Banyak dari mereka yang merasa tidak sanggup akibat biaya listrik yang semakin hari semakin tinggi dan kebutuhan mereka akan listrik juga yang semakin tinggi.



Sekarang ini, masyarakat Indonesia telah menemukan solusi yang paling tepat, yakni dengan menggunakan alat penghemat listrik terbaik yang banyak dijual secara online mau pun secara langsung. Dengan menggunakan alat tersebut, dipercaya dapat membuat biaya listrik semakin kecil, begitu pula dengan besaran listrik yang dipergunakan. Selain menggunakan alat canggih tersebut, Anda juga bisa menghemat biaya listrik dengan melakukan berbagai cara.

Berikut inilah beberapa cara untuk menghemat listrik:


  • Ubah kebiasaan menggunakan listrik secara berlebihan.
  • Matikan segala alat elektronik atau apa pun itu yang menggunakan tenaga listrik jika memang tidak penting atau tidak digunakan lagi.
  • Batasi waktu pemakaian listrik.
  • Ketika siang hari, akan lebih baik menggunakan pencahayaan dari matahari.
  • Jangan kecanduan atau terlalu bergantung pada gadget yang mengkonsumsi banyak tenaga listrik.
  • Isi waktu bermain elektronik dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.


Itulah beberapa cara pintar yang bisa Anda lakukan untuk membuat tagihan listrik tidak membengkak serta tidak mencekik keuangan Anda. Disamping itu, Anda bisa menggunakan jasa dari Sewatama yang membuat tagihan listrik semakin kecil. Pasalnya Sewatama menyewakan pengganti aliran listrik yang jauh lebih menguntungkan dan lebih terpercaya. Terdapat juga perangkat instalasi listrik yang jauh lebih aman untuk dipergunakan di perumahan sekali pun. Pastinya dengan menggunakan jasa Sewatama, masalah kelistrikan dan juga biayanya tidak akan menghantui kembali dan Anda pun dapat lebih berhemat serta menggunakan uang tersebut untuk hal yang lebih penting.

Jumat, 08 Februari 2019

Think These 3 Points Before You Start A Cake Business

When you love to bake and can make stunning cakes, your friends and family will tell you to start a cake business. From cake business, you can make money from something you love and passionate about. Also you can make people happy with your personal creation. But, wait, are you ready enough to start a cake business?

Why? Because starting a cake business is not easy like a piece of cake. You have to prepare these:



Time

You know, bakers (and other jobs too) take so much time. From preparing the ingredients, making the batter, baking in oven for a couple minutes (and hours), filling the cake with cream (don’t forget to make a buttercream), frosting and decorating it. Normally for one person to do those entire tasks takes 2 hours. Not only baking, but also you have to shop ingredients, keep up your financial report, manage social media and website, take new class, and etc.

Space

People who love to bake at home are so different to people who run a cake business at home. When running a cake business, you have to provide space to work with dozen cakes. Think about space for ingredients, decorating, and store your cakes.

Support

If you are living with your parents or you do have your own family, think about support from them. Are they “ready” to see their house full of cakes, ingredients, and baking tools? Are they “ready” to see you busy on the weekend? Communicate with them before you start a cake business.

Those tips aren’t enough for you? Maybe you have to learn business at SIM GE. Not only about cake business, but also you can learn more about business itself. SIM GE has business degrees Singapore for over 50 years experience. With great lecturers and great programmes, you may be the next business guru after graduated from SIM GE.

Jumat, 01 Februari 2019

Manfaat Mencuci Tangan Dengan Sabun

Hari cuci tangan pakai sabun sedunia mengingatkan kita betapa pentingnya mencuci tangan sebelum melakukan aktifitas-aktifitas tertentu. Peringatan yang dilakukan setiap tanggal 11 Oktober ini mengajak kita untuk selalu hidup sehat yang diawali dengan mencuci tangan. Mungkin diantara kita banyak yang tidak menyadari bahwa cuci tangan adalah hal yang paling penting dalam hidup ini.  Meskipun nampak sangat sepele, namun ternyata mencuci tangan dengan sabun memiliki manfaat besar dalam urusan kesehatan. Kita tahu sendiri, bahwa segala aktivitas yang kita lakukan selalu menggunakan tangan.

Manfaat Mencuci Tangan dengan Sabun
Manfaat Mencuci Tangan dengan Sabun

Mengingat betapa pentingnya mencuci tangan bagi kesehatan, terutama untuk menurunkan tingkat kematian balita serta mencegah agar penyakit yang mampu berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia. Maka tak heran apabila PBB melalui WHO mengkampanyekan hari cuci tangan pakai sabun sedunia. Agar semakin banyak orang yang menyadari betapa tangan akan membuat mereka hidup lebih sehat dan bebas penyakit. Sehingga, mereka pun bisa lebih menikmati hidup.

Mengingat betapa pentingnya mencuci tangan, khususnya dengan sabun, maka biasakan diri dan ajak serta keluarga dan anak agar mereka mau mencuci tangan setiap:
  1. Sebelum menyentuh bayi. Bagi ibu yang baru melahirkan, sangat penting bagi mereka untuk menyadari bahwa kuman maupun bakteri serta virus yang ditransfer melalui tangan bisa sangat berbahaya bagi bayi karena imun tubuh mereka sangat lemah. Tidak seperti orang dewasa yang sudah punya imun tubuh kuat, bayi sangat mudah tertular berbagai macam penyakit. Bahkan ketika ibu atau ayah atau orang lain yang hanya terkena flu ringan bisa berpotensi menularkan penyakit tersebut kepada bayi. Dan bagi bayi, flu bisa mengancam hidup mereka. Sebagai ibu, Anda wajib membiasakan diri mencuci tangan sebelum memegang bayi. Begitu juga dengan anggota keluarga yang lain beserta sanak saudara atau tetangga yang menjenguk. Mintalah mereka untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh bayi
  2. Setelah mengganti popok bayi. Ketika bayi buang air besar atau setelah popoknya penuh oleh urine, pada saat itu kita biasanya harus mengganti popok bayi. Setelah mengganti popok bayi, biasakan segera cuci tangan dengan sabun
  3. Sebelum dan setelah makan. Biasakan diri mencuci tangan dengan sabun setiap kali akan makan. Pasalnya, berbagai jenis makanan yang akan kita konsumsi pasti akan masuk ke dalam tubuh. Jika tangan kotor, tangan bisa saja jadi sarang bakteri dan penyakit yang akan menempel dan ikut masuk ke dalam tubuh bersama dengan makanan yang kita konsumsi
  4. Sebelum dan setelah mengolah makanan. Mengolah makanan di dapur akan membuat kita bersinggungan langsung dengan berbagai bahan mentah baik itu sayuran maupun daging yang kadang-kadang mengandung berbagai bakteri berbahaya seperti salmonella atau yang lainnya. Untuk mencegah agar bakteri dan berbagai macam penyakit dapat berpindah dan berpotensi membahayakan kita maupun keluarga, sebaiknya biasakan diri untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah mengolah makanan lebih-lebih sebelum dan setelah memegang daging unggas maupun daging merah
  5. Selalu cuci tangan setelah keluar rumah. Ketika berada di luar rumah, kita pasti akan menyentuh banyak hal yang beberapa diantaranya mengandung bakteri serta penyakit. Mulai dari gagang pintu yang merupakan salah satu tempat berkumpulnya bakteri, bahkan ada penelitian yang menunjukkan bahwa bakteri di pegangan atau gagang pintu jauh lebih banyak dibandingkan dengan bakteri yang ada di toilet. Itu baru gagang pintu, masih ada banyak benda-benda lain yang kadang kadang tanpa sadar kita sentuh dan merupakan benda-benda yang berpotensi menjadi sumber penyakit
  6. Setelah buang ingus, bersin, dan batuk. Jika Anda pilek atau flu, pastikan Anda menyediakan tisu atau sapu tangan di rumah dan, pun Anda pergi. Setiap kali akan bersin, gunakan tisu untuk menutup hidung agar penyakit yang Anda derita tidak mudah tertular kepada orang lain begitu juga ketika Anda batuk. Usahakan untuk menutup mulut dengan menggunakan bagian dalam siku jika tidak ada sapu tangan atau tisu
  7. Biasakan mencuci tangan setelah ke kamar mandi. Apapun yang Anda lakukan di kamar mandi, entah itu buang air kecil atau buang air besar. Atau mungkin menguras bak mandi, pastikan Anda mencuci tangan dengan sabun setelahnya
  8. Setelah memegang tanah. Setelah berkebun atau setelah memegang tanah karena alasan apapun, Anda juga harus membiasakan mencuci tangan setelahnya
  9. Sebelum memasang lensa kontak. Bagi Anda yang terbiasa menggunakan lensa kontak, pastikan tangan dalam keadaan bersih sebelum Anda memasang lensa kontak. Walaupun tidak terlalu dianjurkan, namun mencuci tangan setelah memasang lensa kontak juga akan memberikan Anda keamanan yang lebih baik terhadap berbagai macam penyakit
  10. Setelah bangun tidur. Kita tidak pernah tahu apa yang kita sentuh dan pegang ketika tidur. Oleh sebab itu, mencuci tangan setiap bangun tidur akan membantu kita terhindar dari penyakit
  11. Sebelum dan sesudah menyentuh orang sakit atau ke rumah sakit. Jika Anda menjenguk tetangga atau keluarga di rumah sakit, pastikan Anda mencuci tangan dengan sabun di rumah terlebih dahulu. Setelah dari rumah sakit, Adapun sebaiknya mencuci tangan dengan sabun. Atau manfaatkan hand sanitizer yang biasanya disediakan di rumah sakit atau puskesmas
  12. Selalu cuci tangan setelah menyentuh sampah. Hanya ketika Anda bersinggungan langsung dengan sampah, Anda pun perlu mencuci tangan setiap kali setelah membuang sampah walaupun sampah tersebut dibungkus dengan plastik