Blog Kesehatan, Teknologi, dan Lifestyle

Kamis, 18 Mei 2017

Cara Install Linux (Ubuntu, Linux Mint, dan Elementary OS)

Install Linux
Kalau kamu tertarik menggunakan sistem operasi berbasis Linux untuk menggantikan sistem operasi Windows yang kamu gunakan saat ini, kamu bisa mengikuti tutorial cara instal Linux berbasis Debian seperti Ubuntu, Elementary OS, Linux Mint dan berbagai turunan Ubuntu lainnya termasuk Kubuntu hingga Ubuntu Studio.


Cara install Linux


Backup semua datamu sebelum mulai menginstall. Kami tidak bertanggung jawab atas kerusakan/kehilangan/error/kegagalan/tidak berhasil dalam setiap proses instalasi.


Download file ISO sistem operasi yang akan kamu install.


1. Download Ubuntu terbaru


  • Kunjungi halaman download di website Ubuntu.
  • Klik "Ubuntu Desktop"
  • Sebelum mengklik tombol "Download." Coba scroll ke bawah untuk melihat alternatif OS terbaru.
  • Setelah mengklik tombol "Download,” pada halaman selanjutnya, masukkan jumlah kontribusi jika kamu ingin menyumbang. Namun jika tidak, kamu bisa mengklik tombol "Not now, take me to the download ›" dibagian bawah.
  • Setelah itu, file Ubuntu terbaru akan ter-download secara otomatis dan tersimpan ke hard disk.
Pada umumnya file yang kamu download adalah versi 64-bit. Jika kamu tertarik untuk menggunakan versi 32-bit, kamu bisa mengunjungi halaman download Ubuntu 16.04. Atau download Ubuntu 17.04 untuk versi terbaru. Klik tombol "32-bit PC (i386) desktop image" untuk mendownload file ISO.


2. Cara download file ISO Linux Mint terbaru


Jika kamu lebih tertarik menggunakan Linux Mint untuk mencoba sistem operasi (open source) Linux, kamu bisa mengunjungi link berikut ini. Pada halaman ini, kamu bisa memilih edisi Linux Mint yang ingin kamu install. Sampai tulisan ini di publish, Linux Mint terbaru adalah versi 18.1 (Serena).

Untuk melihat link download, scroll halaman web sedikit ke bawah hingga sampai ke "Download links." Pada halaman ini kamu bisa memilih edisi Linux Mint yang tersedia mulai dari: Cinnamon, Mate, Xfce, dan KDE. Untuk pemula, saya menyarankan kamu mendownload edisi Cinnamon.
  • Klik pada pilihan 32bit atau 64bit. Jika kamu menggunakan komputer berbasis 64-bit (prosesor) maka kamu harus memilih yang 64-bit. Komputer-komputer terbaru biasanya sudah support versi 64-bit. Namun jika kamu menggunakan laptop atau komputer lama, versi 32 bit akan lebih ideal.
  • Setelah mengklik salah satunya, kamu akan dihadapkan pada halaman baru. Pada bagian "Download mirrors," pilihlah salah satu server tempat men-download. Jika kamu menggunakan internet berkecepatan tinggi, dan ingin mendownload lebih cepat, kamu bisa scroll ke bawah hingga menemukan bendera negara China. Kemudian klik tombol "TUNA."


3. Download Linux Elementary OS terbaru


Jika kamu lebih tertarik mencicipi Elementary OS, kamu bisa mengklik link berikut ini untuk mendownload sistem operasi Elementary OS terbaru.
  • Pada pilihan "Pay What You Want:" Pilihlah jumlah uang yang ingin kamu donasikan. Jika tidak ingin mendonasikan sejumlah uang, langsung klik tombol "Custom" kemudian masukkan angka "0" (tambah tanda petik).
  • Klik tombol "Purcashe Elementary OS"
  • Pada dialog "Choose a Download," Klik tombol "Download."
  • File ISO Elementary OS akan segera ter-download secara otomatis. Untuk sementara, Elementary OS hanya menyediakan versi 64-bit untuk sistem operasi terbaru (Elementary OS Loki).


Cara membuat USB bootable Linux


Setelah kamu mendownload file ISO dari sistem operasi yang kamu inginkan, langkah instalasi bisa dimulai dari:
  1. Sediakan USB berkapasitas minimal 4 GB.
  2. Colokan USB pada PC atau laptop.
  3. Install Lili


  • Jalankan Lili.
  • Pada jendela Linux Live USB Creator (Lili) klik:
    • Step 1: pilih USB yang kamu gunakan.
    • Step 2: klik pada "ISO/IMG/ZIP"
    • Cari dan klik file dengan ekstensi ISO yang sudah kamu download (Linux Mint, Ubuntu, atau Elementary OS).
    • Step 3: masukkan antara 16-512 MB.
    • Step 4: centang pada:
      • Centang “Hide created files on key” (Jika kamu ingin file ISO yang di-copy-kan ke USB tidak terlihat)
      • Centang pada “Format the key in FAT32” untuk memastikan USB menggunakan format FAT32.
      • Jangan centang "Enable launching LinuxLive in Windows" (Tapi kalo kamu mau, kamu boleh mencentangnya).
    • Step 5: Klik tombol bergambar petir berwarna kuning untuk memulai membuat bootable Linux USB.
    • Tunggu hingga proses selesai.
  • Restart komputer.


  • Cara Install Linux lewat USB


    Cara booting dari USB


    1. Untuk booting dari flash disk (USB). Saat komputer booting (hidup), tekan F12 (ketika muncul tulisan "Press F12 to Choose Boot Device" di layar komputer)
    2. Setelah itu, kamu akan melihat menu dengan beberapa pilihan. Pilihlah “USB Drive” dengan menggunakan keyboard lalu tekan Enter.
      • Jika komputer tidak support F12. Untuk "boot from USB" kamu bisa masuk Bios terlebih dahulu sesaat setelah komputer booting dengan menekan key "Delete," pada keyboard atau beberapa laptop menggunakan key “Esc” atau "F1" atau "F2."
      • Pada BIOS, masuklah ke "Advenced Bios Features"
      • Pilih "boot device select," lalu pilih "boot device"
      • Pada "Boot order" Pilihlah USB-HDD. Kemudian naikkan ke paling atas dengan menggunakan F5 atau F6 sesuai dengan perintah yang terdapat di sebelah kanan.
      • Tekan F10 untuk restart dan menyimpan settingan yang diubah.
    3. Setelah booting dari USB. Pada pilihan metode instalasi. Pilihlah:
      • Install Ubuntu/Linux Mint/Install Elementary OS. Kemudian tekan Enter.


    Langkah Instalasi Linux


    1. Pada menu dialog yang keluar (Welcome). Pilih bahasa yang ingin kamu gunakan (English) kemudian klik tombol "Continue."
    2. Pada jendela "Preparing to install Ubuntu/Linux Mint/Elementary OS. Centang "Download update while installing Ubuntu" kalo kamu ingin update dan kebetulan terhubung ke internet. Tidak usah di centang jika ingin proses install selesai lebih cepat.
    3. Centang pada "Install third party software for graphics and WiFi hardware, Flash, MP3 and other media." Kemudian klik tombol "Continue"
    4. Pada jendela "Installation type." Pilih "Install Ubuntu alongside Windows XP/7/8/10" Jika kamu ingin menggunakan 2 sistem operasi (Windows dan Linux) di satu komputer. File-file kamu yang ada di Windows tidak akan hilang dan bisa kamu buka dari Windows maupun dari Linux.
    5. Pilihan kedua. Kamu bisa mencentang pada "Replace Windows with Ubuntu." Jika memilih opsi ini, maka semua file mulai dari OS Windows dan semua data akan terhapus dan digantikan dengan Linux yang kamu install.
    6. Pilihan ketiga. Jika pilihan "Install Ubuntu alongside Windows X" tidak tersedia, kamu bisa memilih "Something else" di bagian paling bawah.
      1. Setelah memilih "Something else" untuk menginstal Linux. Lanjutkan dengan menekan tombol "Install now"
      2. Kemudian pilih lagi "Something else" lalu tekan tombol "Install now"
      3. Pada jendela selanjutnya, kita akan membuat beberapa partisi. Caranya:
        • Tekan tombol "+"
        • Kemudian pada jendela dialog yang keluar masukkan jumlah hardisk space yang ingin kamu alokasikan untuk Linux. Misalnya, Size: 20240 MB = 20GB.
        • Type of the new partition: Primery
        • Location for the new partition: Begining of this space.
        • Use as: Ext2 file system
        • Kemudian tekan tombol "OK"
        Pilih "Free space"
      4. Tekan tombol "+" Kemudian pada jendela dialog yang keluar:
        • Size: 2024 MB
        • Type for the new Partition: Logical
        • Location for the new partition: Beginning of this space
        • Use as: swap area
        • Klik tombol OK
      5. Pilih "Free space"
      6. Tekan tombol "+" Kemudian pada jendela dialog yang keluar:
        • Size: 30000 MB (30GB atau sesuaikan dengan jumlah HDD yang tersedia)
        • Type for the new partition: Logical
        • Location for the new partition: Beginning of this space
        • Use as: Ext4 journaling file system
        • Mount point: /
        • Klik tombol OK
      7. Klik tombol "Install now"
      8. Pada dialog yang keluar klik tombol "Continue"
      9. Kemudian klik tombol "Continue" sekali lagi


  • Pada jendela "Where are you" klik pada lokasi tempat kamu tinggal misalnya dengan memilih "Jakarta" untuk kamu yang tinggal di Indonesia bagian barat (WIB). Kemudian klik tombol "Continue."
  • Pada jendela "Keyboard layout" pilih "English." Kemudian Klik tombol "Continue"
  • Pada jendela "Who are you?" masukkan identitas diri kamu mulai dari namamu, nama komputer (sesuai keinginanmu), username, kemudian password (1-32 character), kemudian lanjutkan dengan memilih "Log in automaticly" kalo kamu tidak ingin memasukkan password ketika masuk ke dalam Linux setiap kali menyalakan komputer. Kemudian Klik tombol "Continue"
  • Proses instalasi sedang berjalan. Tunggulah sampai selesai (Installation Complete). Kemudian Klik tombol "Restart Now."


  • Finishing


    1. Biarkan komputermu restart. Sampai di sini proses install Linux Ubuntu/Linux Mint/Elementary OS sudah selesai.
    2. Saat komputer mati (restart). Cabut USB yang kamu pakai untuk menginstal. Atau langsung masuk ke dalam BIOS kalo sebelumnya kamu mengubah “First Boot” di Bios. Lalu Kembalikan ke posisi semula dengan menempatkan HDD sebagai boot utama (paling atas).
    3. Kalau kamu memilih menggunakan dual boot sistem operasi, yaitu Windows dan Linux, ketika menghidupkan komputer--kamu akan dihadapkan pada pilihan "Grub" apakah akan masuk ke Windows atau Linux. Pada umumnya posisi kursor (default) berada pada Linux yang kamu install terakhir, dengan "Countdown timer" mulai dari 10 detik.


    Cara instal software di Linux berbasis Debian (*.deb)


    Untuk proses instalasi software dan setting, bisa kamu lihat pada artikel Cara instal software di Linux berbasis Debian.

    Cara Install Software di Linux Berbasis Debian

    Blender (3D Software) di Linux

    Ada banyak Linux berbasis Debian yang cukup populer dan banyak digunakan sebagai sistem operasi utama di laptop atau komputer karena cukup aman, stabil, punya dukungan software yang lumayan banyak, dan tidak sedikit yang punya UI keren. Namun banyak orang yang malas menggunakan sistem operasi berbasis Linux karena menganggap proses instalasi software di Linux sulit.

    Bagi kamu yang ingin beralih menggunakan sistem operasi Linux yang gratis untuk menghindari penggunaan Windows bajakan atau berbagai software bajakan di Windows. kamu bisa mengikuti tutorial cara instal software di Linux berbasis Debian berikut ini.

    Lihat cara install Linux step by step.

    Linux berbasis Debian

    Berikut adalah beberapa distribusi (distro) OS Linux berbasis Debian yang bisa mengikuti tutorial di bawah.
    1. Ubuntu

      • Ubuntu
      • Ubuntu gnome
      • Ubuntu mate
      • Ubuntu budgie
      • Ubuntu Server
      • Ubuntu Studio
      • Ubuntu touch
      • Ubuntu TV
      • Ubuntu Kylin
      • Kubuntu
      • Edubuntu
      • Lubuntu
      • Xubuntu
      • Linux Mint
      • Elementary OS
      • Zorin OS
      • Linux Lite
      • Kde Neon
      • LXLE
      • Peppermint OS
      • Ultimate edition
      • Bodhy Linux
      • Black Lab Linux
      • WattOS
      • Ubuntu Studio
      • BlackBox Linux
      • Trisquel GNU
      • Voyager live
      • ChaletOS
      • Feren OS
      • Greenie Linux
      • Emmabuntus
      • APODIO
      • Pinguy OS
      • Pearl Linux OS
      • UTUTO
      • Swecha
      • Tuxtrans
      • Ulteo Open Virtual Desktop
      • NexentaStor
      • LliureX
      • REMnux
      • OpenLX
      • Karoshi
      • MAX: Madrid_Linux
      • Linuxfx
      • Linux Caixa Mágica
      • OSGeo-Live
      • Linux Mangaka
      • Kaiana
      • AbulÉdu
      • LuninuX OS
      • UberStudent
      • Leeenux
      • Bio-Linux
      • KXStudio
      • CAINE
      • MakuluLinux
      • Peach OSI
      • Runtu
      • Zentyal Server
      • DEFT Linux
      • Vinux
    2. Astra Linux
    3. Collax
    4. Damn Small Linux
    5. Finnix
    6. KNOPPIX
    7. Ordissimo
    8. Parsix GNU/Linux
    9. Debian JP
    10. Cumulus Linux, dan lain-lain

    Cara install software berbasis Debian

    Cara install software Linux secara online via terminal

    Bagi kamu yang sudah menginstal Linux berbasis Debian, kamu bisa mengikuti cara berikut ini untuk menginstal software secara online dengan menggunakan terminal (semacam DOS di Windows). Cara ini bisa kamu terapkan pada komputer atau laptop terhubung ke internet.

    1. Update dan upgrade

      • Hubungkan laptop atau komputermu ke internet menggunakan kabel LAN, WiFi, atau bisa juga menggunakan modem.
      • Buka aplikasi terminal/console/shell. Kemudian ketikan atau copy-paste commands yang akan dimasukkan sesuai dengan apa yang akan di install.

        Sebelum mulai menginstal software, pada umumnya kita diminta untuk update dan upgrade. Untuk update dan upgrade kamu bisa mengetikkan/copy-paste commands berikut di ikuti dengan menekan tombol ENTER dan mengetikkan password komputer setiap pertama kali kamu menggunakan perintah (commands) "sudo":
      • sudo apt-get update
      • sudo apt-get upgrade
      • Bisa juga ditulis langsung secara bersamaan:

        sudo apt-get update && sudo apt-get upgrade
    2. Google Chrome 64-bit (browser)

      sudo apt-get install google-chrome-stable

      Atau

      sudo apt-get install google-chrome-beta
    3. Uninstall Google Chrome

      sudo apt-get purge google-chrome-stable

      Atau

      sudo apt-get autoremove
    4. VLC (Video player)

      sudo apt-get install vlc

      Atau

      sudo add-apt-repository ppa:djcj/vlc-stable

      sudo apt-get update

      sudo apt-get install vlc
    5. Cara uninstall VLC lewat terminal

      sudo apt-get remove vlc
    6. Libreoffice (word processor, spreadsheet, presentation)

      sudo add-apt-repository ppa:libreoffice/ppa

      sudo apt update

      sudo apt install libreoffice-gtk2 libreoffice-gnome
    7. Cara uninstall libreoffice via terminal

      sudo apt install ppa-purge && sudo ppa-purge ppa:libreoffice/ppa
    8. Install OpenShot (video editing)

      sudo add-apt-repository ppa:openshot.developers/ppa

      sudo apt-get update

      sudo apt-get install openshot-qt

      Atau

      sudo add-apt-repository ppa:openshot.developers/libopenshot-daily

      sudo apt-get update

      sudo apt-get install openshot-qt
    9. Uninstall Openshot

      sudo apt-get remove openshot

      Atau

      sudo apt-get purge openshot
    10. Inscape (vector graphic)

      sudo apt install inkscape
    11. Uninstall inkscape

      sudo apt-get remove inkscape

      Atau

      sudo apt-get purge inkscape
    12. Kazam (screen recorder/screen capture)

      sudo apt-add-repository ppa:sylvain-pineau/kazam

      sudo apt-get update

      sudo apt-get install kazam
    13. Uninstall Kazam

      sudo apt-get remove kazam

      Atau

      sudo apt-get purge --auto-remove kazam

      (Jika kamu ingin mendelet semua konfirgurasi dan data serta file Kazam. Bisa juga diterapkan pada software yang lainnya)
    14. GIMP image editor

      sudo add-apt-repository ppa:otto-kesselgulasch/gimp

      sudo apt-get update

      sudo apt-get install gimp
    15. Uninstall GIMP

      sudo apt-get purge gimp
    16. Elementary OS Tweak

      sudo add-apt-repository ppa:mpstark/elementary-tweaks-daily

      sudo apt-get update

      sudo apt-get install elementary-tweaks
    17. Skype

      sudo apt-get install skype
    18. Torrent client

      sudo apt-get install transmission
    19. Rar

      sudo apt-get install rar
    20. Java

      sudo apt-get install icedtea-7-plugin openjdk-7-jre
    21. Cara menghemat baterai dan mengurangi overheting pada laptop atau PC

      sudo add-apt-repository ppa:linrunner/tlp

      sudo apt-get update

      sudo apt-get install tlp tlp-rdw

      sudo tlp start
    22. Audacity (Audio editing)

      sudo add-apt-repository ppa:ubuntuhandbook1/audacity

      sudo apt-get update

      sudo apt-get install audacity
    23. Brasero (CD dan DVD Burner)

      sudo apt-get install brasero 

    Cara install software di Linux (Debian) secara manual (offline)

    1. Opera (browser)

      • Kunjungi situs Opera
      • Klik tombol "Download now." Setelah proses download Opera selesai,
      • Klik Kanan file Opera.deb yang kamu download kemudian,
      • klik "Open in software Center"
      • Atau bisa juga di install dengan menggunakan terminal. Caranya,
      • Tempatkan file tersebut di folder "Downloads"
      • Buka jalankan Terminal. Lalu masukkan commads
      • cd Downloads (Enter)
      • sudo dpkg -i opera-stable_45.0.2552.812_i386.deb (Enter).

        ("opera-stable_45.0.2552.812_i386.deb" harus diketikkan sesuai dengan nama file yang kamu download)
      • Ketika Terminal meminta "[sudo] password for namamu:" masukkan password komputer
      • Apabila muncul dialog, kamu bisa memindahkan kursor dengan menggunakan Key "Tab" pada keyboard. Pilih Ok atau Yes. Lalu tekan enter. Tunggu sampai proses instalasi selesai.
    2. WPS Office

      • Download WPS Office untuk Linux di sini pilih WPS Office yang akan di download sesuai dengan sistem operasi yang kamu install apakah itu 32bit atau 64bit. File yang paling atas adalah yang terbaru.
      • Jangan lupa mendownload Fonts.
      • Cara menginstal file WPS Office yang kamu download sama dengan cara menginstal Opera di atas.

    Cara instal software melalui software Center

    1. Ubuntu.

      • Jalankan Ubuntu software center dari dock di sisi sebelah kiri.
      • Gunakan fasilitas search untuk mencari software yang mau di-install.
      • Atau kamu juga bisa memilih berdasarkan kategori.
      • Setelah software yang kamu inginkan ketemu, klik tombol instal dan tunggu prosesnya hingga selesai. Atau kamu bisa memilih lagi software lainnya yang akan di install.
    2. Linux Mint

      • Klik start menu kemudian cari "Software Manager"
      • Pada software Manager, carilah aplikasi yang akan di install kemudian tekan tombol install
      • Tunggu hingga selesai
    3. Elementary OS

      • Klik "Application" launcher di pojok kiri atas.
      • Pilih "Software Center"
      • Cari aplikasi yang ingin kamu install. Klik. Kemudian tekan tombol "Install"
      • Tunggu proses hingga selesai
    Itulah beberapa cara yang bisa kamu coba untuk menginstal software di sistem operasi berbasis Linux (Debian) seperti Elementary OS, Ubuntu, Linux Mint, Puppy Linux, dan lain-lain.

    Jangan Mengaku Orang Jujur Kalau Kamu Masih Suka Membajak

    Membajak berarti mencuri 

    Dalam kehidupan sehari-hari, banyak diantara kita yang suka mendengarkan musik, menonton film, dan menggunakan komputer untuk bekerja dan mencari uang. Tapi sayangnya, musik yang kita dengar, film yang kita tonton, hingga sistem operasi dan software yang kita gunakan di komputer (PC) sebagian besarnya adalah produk bajakan. Padahal, sudah ada undang-undang yang cukup jelas mengenai penggunaan produk bajakan dan ancamannya. Bahkan, hanya mengcopy atau menggunakannya tanpa izin dianggap sebagai sebuah pelanggaran.

    Membajak berarti mencuri. Apapun agamamu, saya yakin bahwa agamamu pasti mengajarkan dan menganjurkan kamu untuk selalu jujur dalam setiap kesempatan. Sedangkan membajak adalah kegiatan yang sudah pasti tidak jujur, karena merugikan pemilik lisensi musik, film, hingga software, dll.

    Itu baru sebatas musik, film dan software. Belum lagi apabila kita menghitung (brand) baju-baju sepak bola (jersey), sepatu, dan berbagai benda KW lainnya. Yang sebagian besar dibuat tanpa izin dari pemilik lisensi. Apabila kamu tau dan sengaja membeli produk bajakan, atau sengaja menggunakan produk bajakan, itu sama aja kamu juga ikut mendukung kegiatan membajak.

    Karena kita hidup hanya sekali, maka kejujuran setidaknya harus ada di dalam diri kita. Tidak hanya untuk diajarkan kepada anak keturunan, melainkan harus dimulai dari diri pribadi.


    Cara agar terhindar dari kegiatan membajak


    Saya sendiri sudah mencoba melepaskan diri dari berbagai benda maupun hal-hal yang berbau bajakan. Mulai dari sistem operasi untuk laptop, saya tidak tidak lagi menyimpan MP3 bajakan, tidak menyewa/menonton film ilegal, dan sebisa mungkin menghindari berbagai produk KW.

    Untuk menghindari semua itu, berikut adalah cara yang saya terapkan.


    Mendengarkan musik

    Cara legal mendengarkan musik

    Sejak dahulu saya adalah salah satu penyuka musik. Dahulu saya sengaja menyimpan dan mengoleksi berbagai MP3 dalam jumlah yang sangat banyak. Bahkan kadang-kadang, berbagai lagu tersebut kebanyakan tidak sempat saya dengarkan karena jumlah koleksi yang enggak terhitung.

    Namun akhirnya saya memutuskan untuk menghapus semua file MP3 (lagu) yang saya miliki, dan kemudian beralih mendengarkan musik legal.
    • Langkah pertama yang saya lakukan adalah berlangganan internet berkecepatan tinggi agar bisa streaming. Namun saya tidak mendengarkan musik streaming dari sembarang tempat. Saya memilih hanya yang legal.
    • Website yang menyediakan musik legal untuk didengarkan diantaranya adalah:
      1. musicmp3.ru - ini adalah situs favorit saya karena menyediakan banyak sekali lagu yang bisa didengarkan secara gratis sebelum dibeli. Mulai dari yang jadul hingga yang terbaru. Yang membuat saya kerap mengunjungi situs ini adalah, kita tidak dibatasi dalam memutar musik. Bahkan musik yang sama bisa kita putar berkali-kali setiap hari. Kemudian, kita juga bisa skip sesuka hati tanpa ada batasan.
      2. jango.com - ini adalah situs lainnya yang sering saya kunjungi. Konsepnya sangat mirip dengan berbagai music streaming modern seperti Sportify.
      3. spotify.com. Selain punya web, musik di sportify juga bisa kamu dengarkan melalui gadget berbasis Android atau iOS. Namun sayangnya, kita hanya bisa mendengarkan musik secara acak. Jumlah "skip" yang diperbolehkan sangat terbatas untuk user non premium. Jadi jika kamu ingin bisa men-skip musik tanpa batas, kamu harus membayar.
      4. Joox. Adalah pilihan aplikasi lain yang sering digunakan untuk mendengarkan musik di gadget (smartphone). Tapi sayangnya, aplikasi ini butuh waktu loading yang sangat lama sehingga saya sering meninggalkannya sebelum musik diputar. Namun ini adalah salah satu tempat di mana kita bisa mendengar musik secara legal.
      5. Saya menghindari mendengarkan musik dari SoundCloud karena ada banyak musik ilegal yang di-upload oleh orang-orang tidak bertanggung jawab (pembajak).
      6. YouTube adalah tempat di mana kita bisa melihat video sekaligus mendengarkan audio (musik). Lagi-lagi, ketika memilih musik yang akan saya putar di Youtube, saya juga sangat pemilih. Saya hanya memutar musik-musik yang di-upload oleh penyedia resmi seperti:
        • Vevo, atau
        • Melalui official channel dari artis pemilik video
      Kalo enggak pengen streaming, sebenarnya kamu juga bisa membeli musik mp3 yang resmi untuk didengar secara offline, melalui:
      • musikkamu.com
      • Musiklegal.com
      • Langitmusik.com
      • Melon.co.id
      • Importmusik.com
      • Google Play


    Tempat nonton film yang legal

    Film ilegal

    Saat ini, website tempat menonton video ilegal (bajakan) tumbuh bak jamur di musim hujan, mulai dari Ganool, nontonfilm77, senimovie, filmbagus21, dan masih banyak yang lainnya. Namun tentu saja, film-film yang ada di sana adalah film bajakan yang seharusnya tidak kamu tonton.

    Kalo kamu tertarik untuk menonton film legal, sekarang kita sudah bisa menyewa atau membeli film legal melalui:
    • Google Play
    • Nonton di netflix
    • Hooq
    • Iflix, dll.
    Dari berbagai pilihan tersebut, menyewa film atau membeli film di Google Play adalah alternatif yang paling mudah. Karena kita bisa membayar dengan cara potong pulsa.


    Software dan sistem operasi

    Software bajakan

    Masih banyak diantara kita yang menggunakan sistem operasi Windows bajakan dan software-software bajakan seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, Corel Draw, Microsoft Office, Cool Edit, Adobe After Effect, 3D Max, dan lain-lain.

    Bagi kamu yang tertarik untuk menggunakan OS dan software non bajakan, kamu bisa:
    • Membeli PC atau laptop yang sudah menyertakan sistem operasi Windows. Jika membeli PC atau laptop tanpa sistem operasi, ada baiknya kamu menggunakan Linux. Karena membeli sistem operasi Windows secara terpisah biasanya sangat mahal.
    • Ganti software bajakan dengan yang gratisan. kamu bisa melihat beberapa alternatif software pengganti di sini.


    Menghindari barang KW

    Jersey Asli vs KW

    Bagi yang suka bola (biasanya sih cowok-cowok neh), memakai jersey klub bola favorite bisa jadi sebuah kebanggaan. Tapi sayangnya, banyak pencinta bola yang enggak paham kalau sebenarnya, jersey bola punya lisensi, sehingga tidak boleh di buat sembarangan (tanpa izin). Tapi di Indonesia, kita masih sering ngeliat orang-orang yang berusaha untuk mengais rupiah dengan membuat Jersey KW (bajakan).

    Emang sih, yang asli harganya lumayan mahal. Tapi kita kudu inget, "jujur itu memang mahal bro." Kalau saya pribadi, saya lebih suka enggak pake jersey KW saat dukung team kesayangan dan lebih milih pake kaos yang biasa-biasa aja asal penampilan tetap oke, rapi, sopan, tapi pastinya TETEP SEMANGAT.

    Karena menurut saya, mendukung tim favorit enggak harus sampai menjerumuskan kita melakukan hal-hal yang ilegal. Yang justru sebenarnya merugikan team tersebut. Karena biasanya (team sepakbola) salah satu sumber pemasukannya adalah melalui jualan jersey. Jadi, sebagai pencinta klub, jangan sampe kamu beli jersey KW, termasuk KW super! karena sama aja kamu ngarep klub favoritmu merugi/bangkrut.

    Sebenarnya enggak hanya terbatas pada jersey, kita juga harus teliti ketika membeli boneka, sepatu, jam tangan, dan berbagai aksesoris lainnya. Karena enggak sedikit di antara benda-benda tersebut sebenarnya berlisensi namun dibajak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

    Remember...

    "Lebih baik susah di dunia daripada susah di akherat! Ya gag bro?"

    Cara Migrasi dari Windows ke Linux

    Beberapa tahun belakangan ini saya menggunakan Linux sebagai sistem operasi di laptop. Banyak alasan mengapa saya memilih Linux sebagai sistem operasi di laptop (PC), mulai dari gratisan hingga menghindari bajakan. Untuk lebih lengkapnya, kamu bisa melihat sedikit cerita saya di sini mengenai alasan saya memilih Linux dan meninggalkan berbagai produk bajakan mulai dari lagu, film, software, aplikasi, hingga sistem operasi.

    Sebenarnya saya sudah pernah belajar sedikit mengenai Linux ketika berada di bangku kuliah. Namun pada saat itu, saya sama sekali tidak tertarik untuk menggunakannya karena sudah asik menggunakan Windows. Saya secara pribadi memang mengakui bahwa Windows maupun sistem operasi Macintosh jauh lebih unggul dibandingkan dengan Linux dalam hal kemudahan dan dukungan software.

    Walau demikian, di Linux kita tetap bisa menggunakan berbagai free software maupun software berbayar untuk menggantikan beberapa software versi Windows atau Mac. Yang tentu saja terdapat banyak perbedaan. Mulai dari antarmuka, stabilitas, shortcut, dan lain-lain.

    Walau demikian, hanya butuh sedikit waktu untuk belajar hingga terbiasa menggunakan sistem operasi baru dan software-softwarenya. Sama seperti ketika kita menggunakan fiturphone dan kemudian beralih ke smartphone, atau sebaliknya.

    Disini saya tidak akan berbicara panjang lebar mengenai berbagai keunggulan dan kekurangan Linux dibandingkan Windows maupun Mac. Namun, saya akan mencoba sedikit membahas pengalaman saya bermigrasi dari Windows ke Linux; termasuk pilihan software yang saya gunakan untuk menggantikan software yang sudah terbiasa saya gunakan di Windows dahulu.

    Cara bermigrasi dari OS Windows ke Linux

    Memilih Distro Linux yang paling tepat


    Tidak seperti sistem operasi lainnya, Linux memiliki banyak varian dan distro (varian turunan). Macam-macam Linux yang sangat terkenal di antaranya adalah:
    • RedHat
    • Debian
    • Mandrake/mandriva, dan
    • SuSe
    Macam-macam Linux tersebut memiliki beberapa turunan yang disebut dengan “distro.” Diantara yang cukup terkenal adalah:
    1. Debian
      • Ubuntu
        • Linux mint
        • Kubuntu
        • Ubuntu Studio
        • BlankOn Linux
        • Elementary OS, dan lain-lain.
      • Knoppix
    2. RedHat
      • CentOS
      • Fedora
      • Mandriva
      • PC Linux OS
    3. Suse (opensuse)
      • Suse Linux enterprise server
      • Suse Linux enterprise desktop
    Sebenarnya ada puluhan bahkan mungkin mencapai ratusan distro yang dikembangkan oleh berbagai orang dari berbagai komunitas. Namun saya pribadi lebih suka menggunakan sistem operasi Linux berbasis Debian karena dukungan softwarenya yang lumayan banyak dan mudah ditemukan.


    Linux yang saya pilih

    Elementary OS Desktop
    Elementary OS

    Distro linux yang saya gunakan untuk bekerja sehari-hari adalah Elementary OS. Saat ini Elementary OS sudah mencapai versi 0.4 (Elementary OS "Loki"). Ini adalah distro turunan dari Ubuntu. Saya pribadi sebenarnya sangat menyukai Ubuntu karena:
    • Stabil
    • Aman
    • Punya antarmuka yang cantik
    • Terlihat unik
    • Dukungan software yang berlimpah.
    Namun Ubuntu kurang cocok untuk pemula. Karena antarmukanya yang sangat berbeda dengan Windows.
    Ubuntu Linux

    Tapi mengapa saya lebih memilih Elementary OS sebagai sistem operasi utama dibandingkan UBUNTU? Alasannya:
    • Antarmuka yang sederhana (clean) dan mirip Mac OS (Saya salah satu penyuka antar muka Mac OS).
    • Daya tahan baterai laptop yang lebih panjang dibandingkan dengan Ubuntu.
    Berbeda dengan saya, istri lebih suka menggunakan Linux Mint (Cinnamon) Alasan ia memilih Linux mint adalah karena:
    • Antarmuka yang sangat mirip dengan Windows; sehingga ketika bermigrasi dari Windows, ia sama sekali tidak kesulitan.
    • Linux mint juga merupakan turunan dari Ubuntu sehingga dukungan softwarenya juga banyak.
    • Tampilannya sederhana dan mudah digunakan.

    Rekomendasi distro Linux untuk pemula

    Linux Mint
    Linux Mint Cinnamon

    Bagi pemula, saya pribadi sangat merekomendasikan:
    1. Linux mint. Tampilannya sangat mirip dengan Windows XP/7
    2. Ubuntu. Jika kamu ingin dukungan software yang lengkap dan sistem operasi yang stabil.
    3. Elementary OS, adalah pilihan lain jika kamu ingin tampilan yang bersih dan unik, sangat mirip dengan Mac OS.

    Cara menginstal Linux di komputer

    Ada dua pilihan hasil install yang bisa dicoba yaitu,
    • Install alongside Windows. Jika memilih metode ini, kamu akan menggunakan dua sistem operasi yaitu, sistem operasi Windows dan sistem operasi Linux. Pilihan apakah kamu akan masuk ke Windows atau ke Linux akan muncul sesaat setelah kamu menekan tombol power on.
    • Erase disk and install Linux. Pilihan ini bisa digunakan untuk me-replace sistem operasi Windows. Jika kamu memilih metode ini, maka sistem operasi Windows termasuk data dan file file akan terhapus.
    Untuk pemula, ada baiknya kamu memilih menggunakan dual boot sistem operasi (Install alongside Windows).

    Lihat disini cara menginstal Ubuntu, Linux mint, atau Elementary OS dengan menggunakan flashdisk (USB)

    Selain memilih jenis distro, ketika mendownload file ISO untuk sistem operasi yang kamu inginkan, biasanya akan ada pilihan, apakah kamu ingin mendownload sistem operasi versi 32bit atau 64bit. Apa perbedaanya?

    Sistem operasi 32bit dan 64bit

    Ini harus menjadi pertimbangan. Pada umumnya, komputer yang dilengkapi dengan prosesor generasi baru yang support 64-bit dan didukung RAM 2GB akan disarankan menggunakan sistem operasi berbasis 64-bit. Beberapa perbedaannya adalah:
    • Sistem 64-bit mendukung RAM lebih dari 4 GB.
    • Sistem 32 bit kesulitan memetakan RAM lebih dari 4 GB (tidak maksimal).
    • Sistem operasi 64 GB didukung oleh Google Chrome. Jadi jika kamu memilih menginstall versi 32GB, kamu tidak akan bisa menginstal browser Google Chrome di Linux. Jikalau pun bisa, kamu harus menginstalnya secara manual dan mencari file *.deb/*rpm sendiri karena Google versi 32 bit untuk Linux sudah tidak lagi dilanjutkan pengembangannya.
    Tentu saja masih ada banyak perbedaan antara sistem 32 bit dan 64bit. Namun komputer jadul sangat cocok menggunakan sistem operasi berbasis 32bit.

    Pilihan software pengganti

    Salah satu alasan saya menggunakan Linux adalah karena sebagian besar software yang ada di Windows adalah software berbayar. Bahkan, Windows itu sendiri tentu saja harus kita beli jika tidak terintegrasi dengan laptop atau pc yang kita beli.

    Harga software yang mahal membuat banyak orang memilih menggunakan software bajakan. Padahal, membajak sama dengan mencuri. Jadi jika kamu menggunakan Windows dan berbagai software bajakan lainnya untuk bekerja sehari-hari, kamu perlu mengintrospeksi diri.

    Untuk mengganti beberapa software yang biasa kamu gunakan di Windows seperti Microsoft Word, Excel, Photoshop, CorelDRAW, dan lain-lain; saat menggunakan Linux beberapa pilihan yang tersedia adalah:
    1. Microsof office:
      • WPS Office
      • Libreoffice
      • Open Office
      Saya sendiri memilih menggunakan WPS Office karena tampilannya sangat mirip dengan Microsoft Office. Kamu bisa membaca beberapa tips menggunakan WPS Office untuk Linux disini.
    2. CorelDRAW dan Adobe Illustrator:
      • Inkscape
    3. Adobe Photoshop:
      • Gimp image editor
    4. Browser:
      • Firefox
      • Google Chrome (64bit only)
      • Opera Stable
      • Opera beta
      • Opera Developer
      • Chromium web browser (32 bit & 64 bit), dll.
    5. Adobe Audition dan Cool Edit Pro:
      • Audacity
    6. CD dan DVD burner:
      • Brasero disk burner
      • K3b
    7. Video player:
      • VLC
      • Video
    8. Audio player:
      • Music
      • Banshee
      • MPlayer
      • MPV
      • Audacious
    9. Video editor:
      • Openshot video editor
      • Pitivi
      • Blender
      • Kdenlive
      • Avidemux
    10. 3D Max dan Maya (3D software):
      • Blender
    11. Video editor
      • Pitivi 
      • Blender
      • Kdenlive
      • Avidemux
    12. 3D Max dan Maya (3D software):
      • Blender
    Jika kamu punya pertanyaan tentang beberapa software terbaik untuk me-replace software yang kamu gunakan di Windows, jangan ragu-ragu untuk menuliskan pertanyaan kamu pada kolom komentar di bawah.