Blog Kesehatan, Teknologi, dan Lifestyle

Sabtu, 15 September 2018

Faktor Resiko Kegemukan yang Harus Diwaspadai

Obesitas adalah hasil dari kombinasi antara penyebab dan faktor. Obesitas merupakan kondisi dimana seseorang memiliki kelebihan berat badan (menurut BMI, lebih dari 30). Sejak dahulu, pakar kesehatan dan berbagai penelitian menunjukkan bahwa jumlah orang-orang gemuk di Indonesia dan di seluruh dunia terus meningkat dari tahun ke tahun.

Faktor Resiko Kegemukan yang Harus Diwaspadai
Faktor Resiko Kegemukan yang Harus Diwaspadai

Pemicunya sendiri sangat banyak dan beragam mulai dari:
  • Kurangnya kesadaran orang tua mengenai pentingnya menjaga berat badan ideal pada anak-anak.
  • Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang tinggi kalori dan rendah nutrisi.
  • Meningkatnya kemampuan finansial membuat banyak orang cenderung makan berlebihan.
  • Semakin banyak orang yang mengkonsumsi makanan dan minuman manis yang mengandung gula, dan lain-lain.
Faktor dan resiko
Kegemukan atau obesitas biasanya disebabkan karena:
  • Faktor genetik. Gen bisa mempengaruhi jumlah lemak di tubuh dan kemampuan tubuh dalam menyimpan lemak. Dan juga bisa mempengaruhi pendistribusian lemak di tubuh. Selain itu, gen juga bisa memainkan peranan penting terhadap, seberapa efisien tubuh kita mengubah makanan menjadi energi dan mempengaruhi kemampuan tubuh dalam membakar kalori saat olahraga.
     Obesitas di dalam keluarga
    Obesitas di dalam keluarga
  • Gaya hidup. Obesitas cenderung dipengaruhi oleh lingkungan terkecil yaitu keluarga. Jika salah satu dari kedua orang tua mengalami obesitas, biasanya hal tersebut akan menurun pada anaknya. Bukan secara genetik melainkan karena “kecenderungan” gaya makan atau karena melakukan kegiatan-kegiatan yang serupa seperti orang tuanya.
  • Tidak aktif bergerak. Jika seseorang tidak aktif bergerak dan lebih banyak duduk, mereka akan lebih sedikit membakar kalori. Akibatnya, akumulasi lemak dari hari ke hari akan terus bertambah.
  • Diet yang tidak sehat. Diet tinggi kalori (terlalu banyak makan nasi dan makanan yang terbuat dari tempung), kurang mengkonsumsi buah-buahan, jarang makan sayur, sering makan makanan cepat saji, dan sering mengkonsumsi makanan maupun minuman berkalori tinggi adalah faktor penyebab kegemukan.
  • Masalah medis. Pada beberapa orang, obesitas bisa disebabkan karena masalah medis tertentu seperti: Prader-willi syndrome, sindrom cushing, dan termasuk juga artritis. Mengapa artritis juga termasuk? Karena apabila seseorang mengalami artritis, maka mereka akan sulit bergerak dan jarang beraktivitas.
  • Obat-obatan. Obat-obatan seperti antidepresan, anti kejang, obat diabetes, obat antipsikotik, obat steroid dan beta bloker bisa menyebabkan kenaikan berat badan.
  • Usia. Ketika usia bertambah tua. Misalnya di atas 40 tahun. Biasanya otot sudah mulai semakin lemah. Begitu juga dengan metabolisme tubuh yang semakin menurun. Aktivitas fisik yang jarang dilakukan juga adalah pemicu mengapa usia merupakan faktor penyebab meningkatnya resiko kegemukan.
  • Sosial dan ekonomi. Penelitian banyak yang mengaitkan antara faktor sosial dan ekonomi dengan obesitas. Beberapa diantaranya adalah, karena semakin sempitnya area bermain, minim pengetahuan tentang makanan-makanan sehat, kebiasaan mengkonsumsi makanan-makanan tidak sehat yang dianggap modern (gaya dan bergengsi) seperti makanan siap saji dan minuman bersoda adalah faktor penyebab meningkatnya resiko kegemukan.
  • Kehamilan. Ibu hamil memang selalu dianjurkan untuk menaikkan berat badan dari waktu ke waktu. Dan mereka dilarang untuk melakukan diet ketat. Beberapa ibu mengalami kesulitan menurunkan berat badan setelah melahirkan. Hal tersebut dapat memicu obesitas.
  • Berhenti merokok. Beberapa orang yang berhenti merokok biasanya mengalami peningkatan berat badan yang cukup signifikan.
  • Kurang tidur. Apabila seseorang kurang tidur, maka hormon di dalam tubuhnya akan banyak berubah. Perubahan hormon pada tubuh tersebut sering menyebabkan meningkatkan nafsu makan. Kurang tidur juga menyebabkan seseorang lebih ingin mengkonsumsi makanan tinggi kalori dan karbohidrat.

Senin, 10 September 2018

Fakta Mengejutkan Tentang Bahaya Kelebihan Berat Badan

Di sekitar kita semakin mudah dan sering kita temukan anak-anak gemuk (kelebihan berat badan) yang dianggap “sehat” oleh banyak orang tua yang masih awam. Padahal jelas, berbagai penyakit akibat obesitas (kegemukan) tidak pernah memandang usia. Tidak heran apabila anak-anak muda saat ini banyak yang sudah terkena jantung koroner, diabetes, dan berbagai penyakit berbahaya lainnya akibat obesitas.

Fakta Mengejutkan Tentang Bahaya Kelebihan Berat Badan
Fakta Mengejutkan Tentang Bahaya Kelebihan Berat Badan


Sebagai orangtua, kita harus menyadari bahwa kesehatan anak-anak perlu dijaga bahkan sejak mereka berusia dini. Itulah sebabnya mengapa kita dianjurkan untuk membawa anak-anak ke Posyandu untuk ditimbang. Apabila mereka kelebihan berat badan, resiko penyakit yang akan dihadapi oleh anak pada saat dewasa kelak tidak hanya satu melainkan cukup banyak.

Sebuah film dokumenter berjudul The Weight of the Nation mengungkapkan bagaimana saat ini obesitas tidak hanya dialami oleh orang orang dewasa melainkan juga sudah banyak melibatkan anak-anak usia dini. Salah satu fakta menakutkan dari film dokumenter tersebut adalah, pada tahun 2010, lebih dari 64% orang kelebihan berat badan atau obesitas. Dan jumlah tersebut terus meningkat dari tahun ke tahun.


Apa definisi kelebihan berat badan (obesitas)?


Obesitas atau kegemukan adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bahwa seseorang mengalami kelebihan Indeks Massa Tubuh (BMI).

Berat tubuh dihitung berdasarkan tinggi badan. Jika hasil penghitungan berkisar antara 25-29,9, maka seseorang tersebut dianggap kelebihan berat badan. Namun jika nilainya di atas 30, maka hal tersebut disebut obesitas.

Jika anda sudah mencoba menghitung berat badan dengan menggunakan rumus BMI dan hasilnya, anda kelebihan berat badan, anda perlu waspada. Beberapa fakta mengejutkan tentang kelebihan berat badan berikut ini harusnya membuat anda jauh lebih peduli dengan kesehatan.


Obesitas pada orang dewasa


Diabetes akibat kelebihan berat badan
Diabetes akibat kelebihan berat badan

  • Dalam 25 tahun, yaitu dari tahun 1987-2010, jumlah orang di Amerika yang didiagnosa mengalami diabetes hampir 3 kali lipat menjadi 20,9 juta. Tahukah anda apa penyebabnya? Penyebabnya adalah: kelebihan berat badan (obesitas).
  • Orang-orang yang mengalami obesitas memiliki resiko 50% lebih cepat mati dibandingkan dengan orang yang merokok yang punya berat badan normal.
  • Menurut studi, orang-orang dengan obesitas jika dibandingkan dengan orang-orang yang memiliki berat badan normal, mereka (yang mengalami obesitas) 83% lebih mungkin terkena penyakit ginjal.
  • Sebagian besar kasus obesitas disebabkan karena terlalu banyak makan gula dan terlalu banyak makan karbohidrat pada malam hari.
  • Kelebihan berat badan menyebabkan resiko terkena penyakit diabetes tipe 2 meningkat. Selain diabetes, kelebihan berat badan juga menyebabkan meningkatnya resiko terkena penyakit: darah tinggi, kolesterol tinggi, penyakit jantung koroner, penyakit kandung empedu, osteoarthritis, kanker, hingga stroke.


Kelebihan berat badan pada anak-anak


Berdasarkan riset kesehatan tahun 2007 dan 2010, Indonesia masuk 10 besar sebagai negara dengan orang gemuk terbanyak. Tidak sedikit diantaranya adalah anak-anak.
  • 90% dari orang tua yang memiliki anak-anak obesitas cenderung tidak peduli dan tidak mengetahui bahwa obesitas dapat menyebabkan anak-anak beresiko terkenal berbagai penyakit. Tentu saja kondisi ini sangat menghawatirkan.
  • Setengah dari perempuan remaja yang gemuk akan mengalami obesitas sebelum berusia 30 tahun.
  • Fakta mengejutkan lainnya adalah, obesitas menyebabkan anak-anak beresiko terkena asma.
  • Sistem imun tubuh mereka terganggu dan dapat mempengaruhi otak.
  • Anak-anak yang kegemukan akibat terlalu banyak memakan makanan berlemak, makanan yang banyak mengandung gula, serta makanan yang banyak mengandung kolesterol, dapat menyebabkan mereka mengalami arteri karotis, kolesterol, gangguan makan, gangguan hati, anoreksia, hingga infeksi kulit.
  • Kegemukan juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Salah satu efeknya adalah pubertas dini.

Minggu, 09 September 2018

Jangan Sampai Ketinggalan, Hari Ini Shopee 9.9 Super Shopping Day di ANTV

Shopee 9.9 Super Shopping Day yang akan berlangsung selama 14 hari ini adalah satu dari sekian moment yang pasti dinanti-nantikan oleh masyarakat Indonesia, khususnya para shopaholic. Pasalnya, pada saat itu kita bisa berbelanja berbagai barang kebutuhan dengan harga yang sangat murah, mulai dari elektronik, kebutuhan rumah tangga, peralatan kecantikan (make up), perabotan dapur, hingga perlengkapan bayi dan anak.

Campaign Shopee 9.9 Super Shopping Day 2018
Campaign Shopee 9.9 Super Shopping Day 2018

Rencananya, promo Shopee 9.9 Super Shopping Day ini dimulai tanggal 27 Agustus sampai dengan 9 September 2018. Tidak hanya diskon besar-besaran yang akan kamu temui pada momen tersebut melainkan, kamu juga berkesempatan membawa pulang berbagai macam hadiah (grand prize) senilai ratusan juta rupiah, flashsale, cash back, hingga voucher belanja.


Daftar tanggal dan tema Campaign Shopee 9.9 Super Shopping Day (Indonesia) 2018

  1. Senin, 27 Augustus: Super Voucher Day
  2. Selasa, 28 Augustus: Super Fashion Day
  3. Rabu, 29 Augustus: Super Electronic Day
  4. Kamis, 30 Augustus: Super Brand Festival
  5. Jumat, 31 Augustus: Super Goyang Shopee
  6. Sabtu, 1 September: Super Mom Day
  7. Minggu, 2 September:Super Grand Prize Day
  8. Senin, 3 September: Super Cashback Day
  9. Selasa, 4 September: Super Beauty Day
  10. Rabu, 5 September: Super Men Day
  11. Kamis, 6 September: Super Flash Sale Day
  12. Jumat, 7 September: Supermarket Day
  13. Sabtu, 8 September: Super Home Day
  14. Minggu, 9 September: Super Shopping Day
Seperti yang bisa dilihat di atas, setiap hari akan tersedia beragam kampanye tematik sesuai dengan kebutuhan sebagian besar masyarakat Indonesia. Karena artikel ini baru saya tulis pada tanggal 29 Agustus, maka di hari ini kamu beri kesempatan untuk mengikuti Super Elektronik Day yang berisi penawaran berbagai peralatan elektronik mulai dari smartphone, televisi, rice cooker, perlengkapan dapur electric, hingga laptop, dan printer.

Pada hari ini, Shopee menawarkan produk terbaik dengan diskon hingga 99%. Kamu juga bisa mengikuti goyang shopee dengan total hadiah hingga Rp 9.9 milyar pada jam 09.00 pagi, 05.00 sore dan jam 09.00 malam.

Di keesokan harinya pada tanggal 30 Agustus, akan ada Super Brand Festival yang bisa kamu manfaatkan untuk membeli produk dari brand favoritmu yang tentu saja ditawarkan dengan harga murah baik melalui diskon atau voucher belanja.

Super Brand Festival Shopee 2018
Super Brand Festival Shopee

Super Brand Festival akan di isi dengan brand terbaik dari berbagai kategori. Mulai dari “brand handphone terbaik” yang diisi oleh nama-nama tenar yaitu Oppo, Xiaomi, hingga Samsung. Kemudian ada merek Philips, Miyako, hingga Sharp untuk kategori perlengkapan dapur dan rumah. Serta masih banyak brand-brand lain yang juga ikut meramaikan campaign superbrand festival pada tanggal 30 Agustus ini.

Pada tanggal 27-29 Agustus, kamu juga memiliki kesempatan untuk mendapatkan cashback hingga Rp100.000. Dan yang tidak kalah menarik, selama berlangsungnya Shopee (Indonesia) 9.9 Campaign Super Sphopping Day kita bisa berbelanja dengan:
  • gratis ongkos kirim dengan minimal belanja mulai dari Rp 70.000
  • Check out tanpa batas, serta
  • 7 voucher gratis ongkos kirim.
Bagi para ibu rumah tangga, jangan lewatkan Super Mom Day yang akan berlangsung pada tanggal 1 September. Karena pada hari itu, kamu akan dikejutkan dengan berbagai penawaran murah dari berbagai kategori produk. Mulai dari perlengkapan fashion untuk anak seperti sepatu/sandal, pakaian anak, baby gears, susu, hingga popok.

Pada hari Rabu tanggal 5 September 2018, Shopee akan menawarkan berbagai macam produk praktis yang berkualitas yang menarik harga mulai dari Rp 5.000. Berbagai produk yang dijual akan ditawarkan dengan beragam diskon, cashback, hingga voucher belanja.


Super Flash Sale


Bagi kamu yang ingin belanja online murah di Shopee 9.9 Campaign Super Sphopping Day yang berlangsung selama 14 hari tersebut, jangan lewatkan Super Flash Sale yang akan berlangsung pada hari Kamis, tanggal 6 September 2018. Pada hari itu, akan digelar 14 kali flashsale dalam sehari. Berbagai macam produk yang ditawarkan akan dihargai mulai dari Rp 99. Murah sekali bukan?

Sophee sendiri akan berkolaborasi dengan brand-brand populer dari berbagai kategori, mulai (fashion) pakaian pria dan wanita, handphone dan aksesoris komputer dan aksesoris, fashion bayi dan anak, sepatu maupun alas kaki pria dan wanita, tas, jam tangan, perangkat elektronik seperti televisi maupun layar (monitor), peralatan kecantikan, perlengkapan rumah, hingga hobi dan berbagai macam benda koleksi dan mainan anak.

Rabu, 05 September 2018

Bagaimana Kelebihan Berat Badan Mempengaruhi Kesehatan?

Bagaimana Kelebihan Berat Badan Mempengaruhi Kesehatan?
Bagaimana Kelebihan Berat Badan Mempengaruhi Kesehatan?


Berat badan dan kesehatan


Jika kamu kelebihan berat badan, kamu akan menghadapi resiko yang lebih tinggi mengalami setidaknya 50 masalah kesehatan. Kondisi kesehatan tersebut meliputi penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker, encok, batu empedu, depresi, gangguan mood, hingga mempengaruhi mental dan lain-lain.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard, yang melibatkan sekitar 50 ribu laki-laki dan lebih dari 120 ribu perempuan, mengungkapkan bahwa ada hubungan yang sangat jelas antara berat badan dan kesehatan.

Para relawan, selain diukur tinggi dan berat badan serta rincian tentang diet mereka, mereka juga dimintai informasi mengenai kesehatan individu, dan sejarah medis. Para peneliti melacak relawan tersebut selama kurang lebih 10 tahun. Mereka mencatat setiap kejadian atau apabila seseorang mengalami penyakit tertentu dan kemudian membandingkannya dengan orang-orang yang sehat dengan indeks massa tubuh tertentu.

Hasilnya,

Obesitas menyebabkan peningkatan resiko diabetes hingga 20 kali lipat. Secara substansial hal tersebut dapat meningkatkan resiko terkena tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, dan batu empedu. Diantara orang-orang yang kelebihan berat badan atau mengalami obesitas, ada hubungan langsung antara berat badan yang mereka dengan resiko yang semakin tinggi terkena berbagai penyakit.


Akibat kelebihan berat badan


Menyebabkan penyakit neurological


  • Sakit kepala
  • Stroke
  • Demensia termasuk alzheimer
  • Penglihatan kabur hingga buta
  • Tumor otak
  • Neuropathy diabetes


Kelebihan berat badan mempengaruhi respiratory

Penyakit Asma
Penyakit Asma

  • Menyebabkan asma
  • Sleep apnea
  • Emboli paru
  • Hipertensi pulmonal


Urological


  • Penyakit ginjal
  • Kanker ginjal


Peredaran darah


  • Tekanan darah tinggi
  • Kolesterol tinggi
  • Ateroklerosis detak jantung tidak beraturan
  • Serangan jantung
  • Penyakit jantung
  • Sirkulasi darah buruk
  • Kaki dan engkel membengkak
  • Penggumpalan darah
  • Masalah (penyumbatan) arteri


Muskuloskeletal


  • Artritis pada pinggang, lutut, dan engkel kaki
  • Sakit di punggung bagian bawah
  • Penyakit tulang belakang


Psikologikal


  • Depresi
  • Gelisah
  • Gangguan makan


Gastrointestinal


  • Penyakit refluks
  • Kanker esophageal
  • Kanker kolon
  • Polip kolon
  • Penyakit hati
  • Kanker liver
  • Batu empedu
  • Kanker kandung empedu


Pangkreas


  • Diabetes tipe 2
  • Sakit pankreas
  • Kanker pankreas


Nutrisi


  • Defisiensi vitamin D
  • Defisiensi vitamin dan mineral lainnya


Reproduksi wanita


  • Menstruasi tidak teratur
  • Infertility atau kemandulan
  • Sindrom ovarium polikistik
  • Kanker ovarium
  • Kanker endometrial
  • Kanker serviks
  • Kanker payudara


Reproduksi pria


  • Kanker prostat
  • Infertility (kemandulan)
  • Disfungsi ereksi

Sabtu, 01 September 2018

Apa Saja Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai?

Obesitas


Menurut Wikipedia, obesitas adalah sebuah kondisi medis yang menunjukkan bahwa seseorang memiliki terlalu banyak lemak di tubuh, yang dapat berakibat negatif bagi kesehatan. Orang yang dianggap obesitas umumnya memiliki indeks massa tubuh (BMI) lebih dari 30 kg/m2.

Apa Saja Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai?
Apa Saja Bahaya Obesitas yang Perlu Diwaspadai?


Penyebab obesitas


Obesitas atau yang dikenal dengan kelebihan berat badan pada umumnya disebabkan oleh:
  • Asupan makanan yang berlebihan (terlalu banyak makan)
  • Jarang melakukan aktivitas fisik atau malas bergerak. Seperti misalnya, terlalu banyak nonton TV, terlalu lama duduk saat bekerja, dan lain-lain.
  • Faktor genetik
  • Gangguan endokrin
  • Penggunaan obat-obatan
  • Penyakit mental
  • Terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak, terutama yang mengandung lemak trans atau lemak jenuh seperti gorengan
  • Metabolisme tubuh yang rendah
  • Tidak pernah berolahraga
  • Faktor usia
  • Faktor sosial
  • Paparan bahan kimia
  • Tingkat stres yang tinggi
  • Tidak cukup tidur, dan lain lain


Bahaya kesehatan akibat obesitas


Cek Diabetes
Diabetes

  • Menyebabkan berbagai kematian (mortalitas) bahkan dianggap 50% lebih berbahaya dibandingkan dengan rokok
  • Menyebabkan penyakit jantung koroner
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi
  • Kolesterol tinggi (LDL)
  • Kolesterol rendah (HDL)
  • Kadar trigliserida di dalam darah tinggi (dislipidemia)
  • Stroke
  • Penyakit kandung empedu
  • Batu empedu
  • Gangguan tulang rawan dan tulang sendi yang biasa disebut dengan osteoartritis
  • Masalah pernapasan atau sleep apnea
  • Kanker endometrium
  • Kanker payudara
  • Kanker usus
  • Kanker ginjal
  • Kanker kandung empedu
  • Kanker hati
  • Kualitas hidup rendah
  • Obesitas dapat menyebabkan penyakit mental seperti depresi klinis, kecemasan, hingga gangguan mental lainnya.
  • Nyari di tubuh dan kesulitan melakukan kegiatan fisik.


Cara mengatasi obesitas


1. Olahraga


Berolahraga secara teratur selama kurang lebih 30 - 45 menit sehari bisa membantu menurunkan berat badan dan membakar lebih banyak kalori dan lemak. Semakin berat olahraga yang dilakukan, maka akan semakin efektif untuk menurunkan berat badan. Beberapa pilihan olahraga terbaik untuk menurunkan berat badan antara lain:
  • Cardio (lari, jalan cepat, bersepeda, dan berenang)
  • Senam (senam pilates, senam SKJ, senam Tabata, dan lain lain)
  • Angkat beban


2. Mengontrol makanan


Mengurangi porsi makan sesuai dengan kebutuhan kalori harian sangat dianjurkan dan bisa membantu menurunkan berat badan. Selain itu, pemilihan jenis makanan untuk dikonsumsi sehari-hari juga bisa berpengaruh. Memilih makanan yang banyak mengandung nutrisi (vitamin dan mineral serta serat) seperti, sayuran, buah-buahan kacang-kacangan, ikan, hingga biji-bijian sangat dianjurkan.

Kurangi kebiasaan mengkonsumsi makanan manis yang banyak mengandung gula, buah-buahan kering yang manis, jus yang ditambahkan gula, jus buah segar karena juga mengandung banyak pemanis alami (gula), serta makanan sumber karbohidrat sederhana seperti nasi putih.


3. Jalani gaya hidup sehat


Gaya hidup sehat seperti tidak merokok, tidak menggunakan obat-obatan terlarang, tidur teratur, pandai memanajemen stres, dan aktif setiap hari bisa menurunkan berat badan dan mengurangi resiko berbagai penyakit akibat obesitas.